PatroliNews.id, AMbon – Pemerintah Provinsi Maluku meluncurkan Program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Program ini dirancang untuk memastikan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang yang memberikan rasa aman serta mendukung perkembangan kepribadian siswa.
Kegiatan peluncuran BSAN berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan perguruan tinggi, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta sejumlah mitra pembangunan. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, menyampaikan pesan Gubernur Maluku agar sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi peserta didik yang mampu menumbuhkan harapan dan membangun karakter generasi muda.
Melalui penerapan literasi keagamaan lintas budaya, program ini diharapkan memperkuat nilai toleransi, empati, dan penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan pendidikan. Pemerintah Provinsi Maluku menargetkan BSAN dapat berjalan secara berkelanjutan melalui kerja sama berbagai pihak untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat persatuan.
PatroliNews.id – Berita , Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







