Patrolianews.id, Maluku – Dari jantung timur Indonesia, gema semangat Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 tahun 2025 bergema melalui peluncuran Kirab Pataka Bangga Kencana yang menjadi simbol awal dari perjalanan nasional menyongsong transformasi besar dalam pembangunan keluarga.
Kirab ini tidak sekadar seremoni. Ia membawa pesan penting tentang arah baru BKKBN, yang kini telah bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 dan 181 Tahun 2024.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, saat di temui dilokasi SMA Kristen YPKPM pada Selasa (24/6/25), menjelaskan bahwa, kirab tersebut membawa lima pataka utama yang masing-masing mewakili program unggulan atau quick win dari kementerian baru tersebut.
“Ini adalah Kirab Pataka Bangga Kencana dalam rangka Harganas ke-32. Kelima pataka yang dibawa merupakan simbol dari lima quick win atau program cepat yang dirancang oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Tujuannya agar masyarakat segera bisa merasakan manfaatnya,” terang dr. Mauliwaty kepada media PatroliNews.id.
Adapun kelima program unggulan tersebut adalah:
- Gerakan Ayah Teladan Indonesia, sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan;
- GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), dalam rangka percepatan penurunan stunting secara kolaboratif;
- Lansia Berdaya, mendorong produktivitas dan peran aktif lanjut usia dalam keluarga dan masyarakat;
- TAMASYA, yaitu Transformasi Masif Pelayanan Keluarga Sejahtera dan Anak; serta
- Sumber EPS dan Pembangunan Keluarga, yang berfokus pada penguatan data dan pengelolaan program keluarga secara menyeluruh.



Kirab ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan perubahan nomenklatur dan arah kebijakan baru kepada masyarakat luas. Tak hanya itu, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai unsur mitra strategis seperti PKK, camat, aparat kepolisian, serta komunitas masyarakat.

“Kami berharap, melalui kirab ini, masyarakat bisa lebih mengenal program-program quick win dari Kemenduk Bangga-BKKBN, memahami manfaatnya, dan secara aktif mendukung pelaksanaannya. Kita tidak bisa berjalan sendiri, karena suksesnya pembangunan keluarga adalah hasil kerja bersama,” tutup dr. Mauliwaty.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, Kirab Pataka Bangga Kencana menjadi titik awal yang menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya membangun keluarga berkualitas, sehat, dan sejahtera, dimulai dari Maluku untuk seluruh Indonesia.















