Nurul Arifin: Gaya Komunikasi Bahlil Lahadalia Cerminkan Kepemimpinan Golkar yang Modern dan Dekat dengan Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Jakarta – Ketua Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, pada Rabu (18/6/2025), memberikan apresiasi terhadap gaya komunikasi politik Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang dinilai oleh kalangan akademisi sebagai model komunikasi modern yang efektif dan membumi.

Menurut Nurul, cara Bahlil menyampaikan pesan yang lugas, jujur, dan langsung pada pokok persoalan merupakan kekuatan penting dalam dunia politik saat ini. Ia menilai bahwa, gaya ini mempermudah masyarakat memahami arah komunikasi pemimpin, sekaligus memperkuat hubungan emosional antara elite politik dan rakyat.

Baca Juga :  Perjalanan Motivasi Dr. Aqua Dwipayana di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi

Sejalan dengan pandangan akademisi seperti Ken Bimo Sultoni dari Unesa, komunikasi politik ala Bahlil yang disebut sebagai “Bahlilian Style” dianggap mencerminkan pendekatan low-context, yang mengutamakan kejelasan dan keterbukaan pesan. Pendekatan ini dinilai menjadi pembeda di tengah budaya komunikasi politik Indonesia yang cenderung rumit dan penuh kiasan.

Nurul juga menekankan bahwa, gaya komunikasi Bahlil bukan hanya efektif, tapi juga strategis untuk membangun kepercayaan publik. Dalam berbagai kesempatan, Bahlil kerap menyampaikan kritik, terhadap persoalan sosial dengan cara yang sederhana namun tepat sasaran, seperti saat menyoroti masalah etos kerja tenaga lokal tanpa menyakiti, melainkan membangkitkan motivasi.

Baca Juga :  Jangan Mengeluh! Syukuri, Jalani, dan Nikmati Cobaan Hidup

Gaya komunikasi ini dianggap selaras dengan semangat transformasi Partai Golkar, yang tengah berupaya membangun kembali kekuatannya dalam politik nasional. Bagi Nurul, Golkar membutuhkan pemimpin yang dapat menyampaikan visi secara jelas dan bisa diterima luas oleh masyarakat. Ia melihat sosok Bahlil sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Dengan pendekatan yang otentik, transparan, dan tanpa basa-basi, Bahlil Lahadalia dinilai mampu menjadi simbol kepemimpinan baru di tubuh Partai Golkar, pemimpin yang tidak hanya bicara, tetapi juga menunjukkan komitmen dan integritas dalam setiap langkah politiknya.

Berita Terkait

Azis Tunny Resmi Jadi Ketua ORADO Maluku, Sekretaris Fahrul Kaisuku Perkuat Arah Organisasi
Climate and Literacy Festival: Gubernur Maluku Suarakan Tantangan, Jakarta Sambut Kolaborasi
Michael Wattimena: Harmoni Kepemimpinan Jadi Kunci Optimalisasi Energi dan Pembangunan Maluku
Saadiah Uluputty Serukan Perdamaian Hunuth–Hitu: Kohesi Sosial Lebih Penting dari Infrastruktur
Saadiah Uluputty Klarifikasi Isu Gaji DPRD: Substansi Lebih Penting dari Nominal
Michael Wattimena Apresiasi Menteri ESDM Bahlil : Blok Masela Jadi Simbol Keseriusan Negara, 25 Tahun Tertunda Kini Dipercepat dengan Investasi Rp330 Triliun
Saadiah Uluputty Dorong Penyelesaian Dermaga Moa dan Penambahan Kapal Pelni di Maluku
Wagub Maluku Abdullah Vanath, Bantah Keras Tuduhan Kayu Ilegal, Tegaskan Komitmen Bersih & Profesional untuk Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:34 WIB

Azis Tunny Resmi Jadi Ketua ORADO Maluku, Sekretaris Fahrul Kaisuku Perkuat Arah Organisasi

Minggu, 21 September 2025 - 06:12 WIB

Climate and Literacy Festival: Gubernur Maluku Suarakan Tantangan, Jakarta Sambut Kolaborasi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 06:28 WIB

Michael Wattimena: Harmoni Kepemimpinan Jadi Kunci Optimalisasi Energi dan Pembangunan Maluku

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 05:53 WIB

Saadiah Uluputty Serukan Perdamaian Hunuth–Hitu: Kohesi Sosial Lebih Penting dari Infrastruktur

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 05:44 WIB

Saadiah Uluputty Klarifikasi Isu Gaji DPRD: Substansi Lebih Penting dari Nominal

Berita Terbaru