Wali Kota Ambon Dukung Penanaman 5.000 Mangrove: Justus Pattipawae dan Ahmad Marasabessy Tegaskan Komitmen Jaga Teluk Ambon

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

PatroliNews.id, Ambon — Sebuah aksi nyata pelestarian lingkungan kembali digaungkan di Kota Ambon. Bertempat di kawasan Café Teluk Ambon, Wali Kota Ambon, Drs.Bodewin Wattimena,M.Si., bersama Komunitas Anak Pesisir dan masyarakat Desa Poka serta mendapat dukungan penuh dari Institut Tifa Damai Maluku., melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove (bakau) di pesisir Teluk Ambon sukses dilaksanakan pada Minggu, 22 Juni 2025.

Foto : Walikota Ambon Drs Bodewin Wattimena M.Si.
Foto : Penamaman Magrove

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa, pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengapresiasi keterlibatan Komunitas Anak Pesisir sebagai bukti nyata tumbuhnya kesadaran ekologis di kalangan generasi muda Ambon. “Kita tidak hanya menanam, tetapi juga merawat kehidupan masa depan,” ujarnya.

Foto : Direktur Institut Tifa Damai Maluku, Justus Pattipawae

Direktur Institut Tifa Damai Maluku, Justus Pattipawae, menjelaskan kepada awak media bahwa, kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang hadir memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta.

“Beliau sangat antusias dan memberi dukungan penuh terhadap program ini, karena ini bukan sekadar penanaman, tetapi merupakan bagian dari gerakan besar untuk menyelamatkan ekosistem Teluk Ambon bagian dalam,” ujar Justus.

Program penanaman mangrove ini merupakan inisiatif Institut Tifa Damai Maluku yang didukung oleh pendanaan dari Pemerintah Australia melalui Konsulat Jenderal Australia di Makassar. Selama enam bulan ke depan, program ini akan berjalan dengan fokus utama pada penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Poka, agar memahami pentingnya keberadaan serta fungsi hutan mangrove dalam menjaga ekosistem laut dan mencegah abrasi.

Baca Juga :  Wawali Elly Toisuta Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2026, Dorong Sinergi Menuju Ambon Sejahtera

Lebih lanjut, Justus menjelaskan bahwa, metode penanaman yang digunakan adalah metode rumpun berjarak, yakni menanam beberapa anakan dalam satu kelompok dengan jarak tertentu antar rumpun. Metode ini diyakini lebih efektif untuk meningkatkan keberhasilan tumbuh kembang mangrove di wilayah pesisir.

“Kita tidak lagi menanam satu-satu, tapi secara berkelompok. Ini salah satu cara untuk mengurangi tingkat kegagalan seperti yang sering terjadi pada metode lama,” tambahnya.

 

Sebelum penanaman dimulai, seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai dengan memungut sampah, khususnya sampah plastik, di area pesisir tempat berlangsungnya kegiatan. Meskipun sehari sebelumnya Kota Ambon sempat diguyur hujan deras, cuaca cerah di hari pelaksanaan menjadi berkah yang turut menyemangati para peserta.

Baca Juga :  Mobil Dinas Gubernur Maluku Mogok Usai Rapat, Gunakan Kendaraan Alternatif untuk Pulang
Foto : Ahmad Marasabessy, Wakil Ketua Divisi Institut Tifa Damai Maluku

Ahmad Marasabessy, selaku Wakil Ketua Divisi Institut Tifa Damai Maluku, juga turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran dan dukungan berbagai pihak.

“Saya sangat berterima kasih kepada Wali Kota Ambon yang hadir langsung di lokasi, juga kepada semua komunitas dan relawan yang turun tangan secara langsung. Ini adalah bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan tidak kurang dari 33 komunitas lokal, mulai dari kelompok anak muda pecinta lingkungan, pemuda gereja, remaja masjid, hingga tokoh-tokoh masyarakat Desa Poka. Kolaborasi lintas komunitas ini memperkuat semangat bahwa, pelestarian alam tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

Menutup kegiatan, Justus Pattipawae kembali menegaskan pentingnya menjaga hasil dari upaya yang telah dilakukan hari ini.

Foto : tanaman Mangrove aksi pantai

“Harapan kami sebagai anak Ambon dan anak Maluku, apa yang kita tanam hari ini jangan sampai rusak kembali karena kelalaian. Mari kita rawat bersama, demi Teluk Ambon yang lestari dan demi generasi masa depan yang lebih baik.”

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB