Nobar Kodam XV Pattimura Bersama Forkopimda dan Masyarakat Maluku Penuh Inspirasi

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Maluku – Bioskop XXI di Ambon City Center, Passo, pada 26 Juli 2025, dipadati oleh ribuan penonton Maluku yang datang dengan antusiasme luar biasa untuk menyaksikan pemutaran film “Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian”. Kegiatan Nonton Bareng (Nobar) yang diinisiasi oleh Kodam XV Pattimura bersama Forkopimda Provinsi Maluku ini bukan sekadar agenda hiburan, melainkan sarana membangkitkan nasionalisme, mengenang sejarah, dan menanamkan nilai kepemimpinan serta cinta Tanah Air kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Film yang diangkat dari kisah nyata perjuangan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si dan prajurit Indonesia di Timor Timur ini menjadi ruang refleksi bagi semua lapisan masyarakat, dari pejabat, tokoh adat, hingga anak-anak.

Pangdam XV/Pattimura: Makna Kesetiaan dan Teladan Pemimpin

Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M, memberikan tanggapan mendalam setelah menyaksikan film, menekankan betapa film ini bukan sekadar hiburan, melainkan gambaran nyata tentang pengabdian seorang prajurit.

“Film believe ini bukan sekedar film biasa, ini adalah cerminan dari Seorang Prajurit yang berjuang di Medan Tempur, Jadi di dalam adegan-adegan film yang ditampilkan itu tentang beratnya beban tugas, masalah dilema nurani dan pengorbanan yang tersembunyi di balik dentuman senjata yang demikian kerasnya, jadi ini memang sangat luar biasa dan hal ini bukan merupakan mahakarya yang biasa-biasa, tapi ini mahakarya yang sangat luar biasa, karena kita di sini diingatkan kembali Supaya kita bisa mengerti tentang arti makna kesetiaan, arti makna pengorbanan dan tentunya yang paling penting adalah bagi seorang pemimpin adalah, figur keteladanan bagi seorang komandan bagi prajuritnya, baik itu di dalam medan tugas operasi maupun di home base masing-masing dan pesan saya bagi prajurit, apabila diberikan tugas harus sukses harus berhasil, Untum kualitas filmnya itu, wah sangat luar biasa kita selama ini belum pernah disuguhkan film laga perang yang seperti ini, jadi sangat luar biasa ini, jadi saya mengajak masyarakat wilayah Ambon dan sekitarnya, mari sama-sama nonton film believe ini membangkitkan semangat pengabdian kita kepada negeri kita tercinta ini.”

Beliau berharap film ini mampu membangkitkan semangat pengabdian masyarakat Maluku dan menjadi teladan bagi generasi penerus dalam mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa cinta kepada bangsa.

Wakapolda Maluku: Inspirasi dan Bentuk Pendidikan Karakter

Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., mengapresiasi film Believe sebagai karya yang menyentuh dan sarat pesan moral, penting untuk membangun karakter generasi muda.

“Jadi Kita sudah Nonton Filmnya, intinya kalau lihat benang merah, plot twistnya tersebut sangat bagus ya dari film itu, sangat menginspirasi, gerakan perjuangan seorang tentara bagaimana dia harus melindungi keluarga dengan nyawanya, terus pasukannya di lapangan, realitanya seperti itu ya, kita tidak bisa mengabaikan, tapi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda meskipun itu settingan filmnya di tahun 1975 masih konflik dengan Timor Timur saat itu, tapi kalau kita kaitkan dengan sekarang pun masih berlangsung, negara-negara yang lain yang sementara berperang, keadaan Jaman ya, ke depannya kita siapkan tentara-tentara profesional, tapi yang penting jiwa nasionalismenya itu, semangatnya yang harus kita teladani, seorang anak bangsa, semangatnya bagaimana dia harus urusan dengan keluarga, dan pasukannya di Medan Tempur, mungkin agak broken home ya kita bisa lihat di situ ya, dia bisa jadi tentara dan dia bisa menginspirasi bagi generasi berikutnya, Saya kira sangat bagus sekali film believe ini, Terkait Cinta Tanah Air, ini yang perlu kita galakkan untuk generasi muda karena kalau sekarang mungkin ya lebih main gadget gitu ya main game, harus disentuh juga dengan film-film perjuangan seperti ini, saya kira harus kita berkolaborasi dengan dinas pendidikan dan seterusnya saya kira ini cukup bagus.”

Beliau berharap, film seperti ini lebih sering diproduksi, agar pemuda tidak hanya terpaku pada gawai, tetapi juga belajar nilai perjuangan dan rasa cinta kepada bangsa.

Baca Juga :  Sopir Dump Truk Pulau Ambon Tolak Penutupan Galian C

Sekda Maluku: Tugas adalah Kehormatan

Ir. Sadali IE, M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, melihat film ini sebagai media pembelajaran penting.

“Baik, terima kasih teman-teman pers. Kita baru saja bersama-sama menyaksikan film Believe. Menurut saya, ini adalah film yang sangat inspiratif, khususnya bagi generasi muda. Bahwa, suatu tugas itu jangan hanya dilihat sebagai beban, tetapi juga sebagai perjuangan, tidak hanya demi keberadaan negara, melainkan juga demi keluarga. Sehingga dengan adanya keyakinan dan harapan itu, akan muncul kepastian dalam melaksanakan tugas dengan prinsip: kita harus berhasil, baik dalam melaksanakan tugas negara maupun menyelamatkan keberadaan keluarga. Ke depan, kami berharap, seluruh generasi muda dapat menonton film ini dan melihat bahwa film ini bisa menjadi dorongan inspirasi agar mereka mampu melakukan sesuatu yang berharga, baik bagi bangsa dan negara maupun untuk keluarga.”

Beliau menegaskan, generasi muda perlu melihat tugas bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan kehormatan yang juga berarti menjaga keluarga dan masa depan.

Danrem 151/Binaiya: Kenangan Sejarah dan Harapan Kearifan Lokal dalam film Janji Senja

Sebagai penggagas Nobar ini, Brigjen TNI Antoninho Rangel da Silva, S.I.P., M.Han, memberikan pandangan panjang dan lengkap, juga sebagai saksi sejarah.

“Terkait dengan hal ini, film Believe yang baru saja kita tonton tadi, pertama-tama saya ingin menyampaikan bahwa, saya juga merupakan saksi sejarah dari masa tersebut. Film ini menceritakan tentang periode masa lalu, mulai dari tahun 1975, 1995, hingga yang terakhir adalah tahun 1999 saat jajak pendapat. Saat itu terjadi konflik yang sebenarnya merupakan perang saudara, dan Indonesia turut hadir di sana. Saya sendiri pada masa itu usianya hampir sama dengan Bapak Panglima TNI, beliau lahir tahun 1967 dan saya lahir tahun 1968, sehingga kami sama-sama merasakan langsung tahap demi tahap sejarah yang begitu menyakitkan, baik bagi masyarakat Timor-Timur maupun para pejuang dan prajurit kita yang gugur di medan laga. Semuanya dilakukan demi kepentingan negara. Oleh karena itu, saya sangat berharap film ini dapat memberikan edukasi, membangkitkan motivasi, serta memberikan gambaran kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kita semua perlu mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan tulus dan tanpa pamrih.”

Ia juga menyampaikan antusiasme masyarakat, serta harapan untuk film tersebut.

Baca Juga :  Dr. Sostones Sisinaru Apresiasi Kepemimpinan Humanis Walikota Ambon: Program Insentif Bagi Penjaga Ibadah Wujud Perhatian Nyata Pemkot

“Semua keluarga besar tentara khususnya, baik itu angkatan laut, darat dan udara, kita semua berbondong-bondong untuk nonton di sini, di XXI ACC Ambon. Akhir kata film ini sangat banyak penonton dan full penonton, dimana film ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Maluku.”

“Saya berharap juga, film kita janji senja yang nanti akan ditayangkan juga yang mengangkat kearifan lokal Maluku mudah-mudahan akan seperti ini, mulai dari pembukaan launching sampai ke terakhir, bila perlu lebih ramai lagi, karena kita angkat salah satu Putri Maluku yang dari Ternate, berhasil masuk jadi tentara, dan berhasil membahagiakan kedua orang tuanya. saya termasuk sutradaranya, termasuk dengan pengarap filmnya, orang terkenal semua.”

Raja Negeri Hitu Lama: Pemimpin Adalah Teladan

Salhana Pelu, Raja Negeri Hitu Lama, memberikan kesan lugas penuh makna.

“Setelah saya ikuti dari awal sampai akhir, filmnya keren abis keren banget di situ dituntut seorang pemimpin yaitu, seorang yang harus teladan jadi siapapun dia prajurit ketika di medan pertempuran, dia adalah contoh dan teladan bagi prajuritnya atau anak buahnya, contoh Bagaimana seorang pemimpin bisa melindungi masyarakat, terutama anak buah atau pasukan yang dipimpin, pokoknya filmnya keren abis deh.”

Sersan Taruna dan Anak-Anak: Inspirasi Masa Depan

Sersan Taruna Febri Alexander pun terinspirasi:

“Saya ingin menyampaikan tanggapan saya setelah menonton film yang baru saja diputar tadi. Film ini mampu membangkitkan semangat patriotisme kami sebagai taruna, dan hal tersebut sangat penting karena di dalamnya terdapat contoh kepemimpinan yang sangat baik yang dapat membentuk mental kepemimpinan kami ke depannya. Impian saya sendiri adalah dapat mengikuti jejak Jenderal TNI Agus Subianto, seperti yang ditampilkan dalam film Believe. Untuk pemirsa di rumah, saya sangat menyarankan untuk menonton film ini karena film ini benar-benar sangat bermanfaat.”

Anak-anak juga antusias:

“Saya juga suka adegan waktu Tentara berperang di Hutan, keren sekali, dan waktu terakhir pada saat menyelamatkan anak kecil dari Bom.”

“Sangat Suka adegan waktu berperang, saya bercita-cita jadi TNI.”

“Cita-Cita saya menjadi Akabri, Saya suka adegan pada saat tentara berjuang untuk Indonesia dan tanah air, jadi pemirsa, kita harus menjadi contoh, dan bisa untuk membela Tanah Air Indonesia.”

Antusiasme yang meluap di XXI Ambon City Center menjadi bukti bahwa, Believe lebih dari sekadar tontonan: ia adalah cermin sejarah, pemantik nasionalisme, serta ajakan untuk terus mencintai Indonesia tanpa pamrih.

Kegiatan Nobar Kodam XV Pattimura bersama Forkopimda dan masyarakat Maluku menegaskan: menjaga cinta Tanah Air bukan hanya tugas tentara, melainkan warisan luhur yang harus terus diteruskan kepada generasi berikutnya, demi Indonesia yang tetap berdiri kokoh, bersatu, dan berdaulat.

 

PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB