PatroliNews.id, Ambon – Rasa kepedulian dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh komunitas Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Teluk Ambon dalam upaya membantu siswa yang terdampak musibah di wilayah Hunuth.
Pada Selasa (26/8/2025), Ketua K3S Kecamatan Teluk Ambon, M. Haming Tuhulele, S.Pd., M.Pd., yang juga Kepala SD Inpres 44 Batu Koneng, menyampaikan secara langsung dari posko bantuan di kantor Desa Hunuth-Durian Patah mengenai distribusi sejumlah bantuan yang digalang oleh sekolah-sekolah dasar di wilayahnya.

Dalam penjelasannya, Haming menuturkan bahwa, distribusi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian nyata dari para kepala sekolah terhadap kondisi siswa yang terdampak.
“Sekaligus, kebetulan tadi dalam mencatat distribusi bantuan, teman yang memang punya tugas bendahara dari komunitas K3S Kecamatan Teluk Ambon telah melakukan identifikasi berupa bahan makanan dalam bentuk sembako ada sarimi, telur, beras, minyak kelapa, air mineral, snack ringan, kopi, gula, sabun, pakaian, buku tulis, pensil, pena, hingga perlengkapan makan dan minum. Ada banyak sekali bantuan yang didata, dan melalui kerjasama K3S hari ini kami bisa mendistribusikan langsung ke posko untuk diterima warga masyarakat, khususnya para siswa,” jelasnya.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa bahan pokok, tetapi juga perlengkapan sekolah serta kebutuhan sehari-hari. Dari catatan yang ada, K3S Kecamatan Teluk Ambon berhasil menghimpun beragam bantuan mulai dari sembako, pakaian layak pakai, alat kebersihan, hingga perlengkapan belajar seperti tas, buku tulis, pensil, dan pena. Semua bantuan tersebut diarahkan terutama bagi siswa yang terdampak musibah di SD Kristen 1 dan SD Kristen 2 Hunuth.
Haming menegaskan bahwa, distribusi ini tidak hanya ditujukan bagi 10 siswa terdampak langsung, melainkan juga untuk membantu keluarga dan masyarakat yang ikut merasakan dampak musibah.
“Sehingga dari sisi bantuan ini ada juga kelengkapan sekolah berupa alat tulis dan tas bagi siswa yang memang mengalami musibah. Semoga dengan bantuan yang ada ini bisa dinikmati bukan hanya 10 siswa atau keluarga mereka, tetapi seluruh masyarakat yang terkena musibah,” imbuhnya.
Kegiatan distribusi ini melibatkan 29 sekolah dasar dari total 31 sekolah di Kecamatan Teluk Ambon, termasuk dukungan dari SD Laboratorium Unpatti yang turut menyumbangkan bantuan. Menurut Haming, solidaritas ini menunjukkan bahwa kepedulian antarsekolah bukan hanya sebatas kerja administratif, melainkan juga wujud nyata kebersamaan dalam menghadapi bencana.
“Alhamdulillah, puji Tuhan, hari ini Katong bisa mendistribusikan bantuan ini langsung ke posko, agar bisa dinikmati oleh mereka yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini memberi semangat baru bagi para siswa untuk tetap belajar dan tidak kehilangan motivasi meski tengah mengalami musibah,” ujar Haming penuh harap.
Sebagai solusi keberlanjutan, K3S Kecamatan Teluk Ambon berkomitmen untuk terus menggalang solidaritas antar sekolah agar bantuan tidak berhenti pada tahap pertama ini saja. Distribusi yang dilakukan merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa pendidikan anak-anak tetap berjalan dengan baik, meski mereka berada dalam situasi sulit. Dengan dukungan lintas sekolah, diharapkan siswa-siswa dapat kembali bangkit, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta merasa diperhatikan oleh lingkungan pendidikan mereka.
Secara umum, aksi solidaritas K3S Kecamatan Teluk Ambon dalam mendistribusikan bantuan ke SD Kristen 1 dan SD Kristen 2 Hunuth mencerminkan wajah pendidikan yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan kebersamaan. Kehadiran bantuan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak bisa dilepaskan dari konteks kemanusiaan, di mana sekolah, guru, dan masyarakat bersatu untuk memastikan masa depan anak-anak tetap terjaga meski berada dalam situasi sulit.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta, dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















