Menyerap Aspirasi dari Pelantikan BKPRMI hingga Pendidikan Tinggi
PatroliNews.id, Maluku – Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, ST.,hadir di pelantikan dan rapat kerja wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku yang digelar di Karpan, Ambon, Sabtu 2 Agustus 2025.
Seusai kegiatan, Saadiah menyampaikan kepada awak media PatroliNews.id, sejumlah poin penting yang mencerminkan komitmen dirinya untuk mengawal berbagai aspirasi daerah, baik yang disampaikan oleh organisasi keagamaan seperti BKPRMI maupun lembaga pendidikan tinggi di Maluku.
Kehadirannya bukan hanya sebagai bentuk formalitas, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mendengar, menyerap, dan menyuarakan kebutuhan masyarakat di tingkat nasional.
Mengawal Aspirasi hingga Menjadi Kebijakan Nyata
Saadiah menegaskan komitmennya, untuk membawa aspirasi yang muncul dari forum BKPRMI agar bisa diperjuangkan sebagai bagian dari program prioritas nasional, khususnya terkait program rumah layak huni atau stimulan perumahan swadaya (BSPS).
“Untuk menyampaikan aspirasi melanjutkan aspirasi ini agar dia bisa menjadi salah satu kebijakan ya oleh pemerintah dalam program layak huni yang diprogramkan oleh Bapak Presiden Prabowo yang menargetkan 3 juta rumah,” ungkapnya.
Saadiah juga berharap, dari total data yang disampaikan BKPRMI yang mencakup sekitar 1,2 juta guru ngaji, dapat diupayakan agar setidaknya 10% atau sekitar 10.000 rumah bisa terfasilitasi.
Harapan ini mencerminkan, upaya konkret untuk menjadikan pengabdian para guru ngaji juga mendapat perhatian negara.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Kementerian
Selain aspirasi dari BKPRMI, Saadiah juga mengungkapkan adanya proposal pembangunan yang sebelumnya telah diajukan oleh Pemerintah Kabupaten, yang kemudian diteruskan kepada Kementerian PUPR.
“Informasinya ada kerja ini kemarin proposal bupati yang disampaikan ke kami untuk disuarakan ke kementerian PU sudah diterima dan untuk meresponnya itu pak menteri lagi mengutus timnya untuk datang ke unpatti,” jelasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari sinkronisasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan eksekutif, agar usulan pembangunan tidak hanya berhenti sebagai dokumen, tetapi juga bisa terwujud sebagai program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Fokus pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi
Lebih lanjut, Saadiah memaparkan, setelah kegiatan BKPRMI, dirinya juga dijadwalkan mendampingi pihak Universitas Pattimura (Unpatti) dalam pertemuan bersama tim Kementerian PUPR.
“Dan selesai dari sini saya ke unpati bersama-sama dengan Pak rektor untuk bisa memaparkan apa saja proposal yang disampaikan,” ujarnya.
Proposal tersebut mencakup pembangunan Sport Center, rumah sakit pendidikan, embung, jaringan air baku dan air minum, rumah susun untuk dosen dan mahasiswa, hingga jalan dan jembatan penunjang kawasan kampus.
Saadiah menjelaskan, fokusnya sebagai anggota DPR RI dapil Maluku adalah memastikan bahwa proposal yang sudah lengkap dan sesuai perencanaan teknis dapat langsung direspons dengan baik oleh kementerian terkait, sehingga pembangunan infrastruktur kampus dapat segera berjalan, memperkuat kualitas pendidikan di kawasan timur Indonesia.
Harapan untuk Aspirasi yang Terjawab dan Manfaat bagi Generasi Mendatang
Pada akhirnya, langkah Saadiah dalam mendampingi BKPRMI dan Unpatti adalah wujud kesungguhan untuk menjembatani suara masyarakat Maluku hingga ke tingkat pusat.
Harapannya, baik program perumahan untuk guru ngaji maupun pembangunan sarana kampus dapat terealisasi, bukan hanya sebagai proyek fisik, tetapi juga sebagai investasi masa depan demi generasi muda Maluku yang lebih berdaya dan berkualitas.
Dengan kerja sama lintas sektor pemerintah pusat, daerah, kampus, dan organisasi masyarakat, aspirasi yang dikawal dengan komitmen dan kesiapan dokumen dapat menjelma menjadi kebijakan nyata yang bermanfaat untuk banyak orang.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















