PatroliNews.id, Ambon — Prosesi pelantikan Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) masa bakti 2025–2029 berlangsung khidmat dan penuh harapan, dihadiri jajaran pejabat pemerintah, pimpinan gereja, akademisi, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga keuangan, serta civitas akademika UKIM. Hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV Pattimura, perwakilan Wakapolda Maluku, Wali Kota Ambon, Ketua BPH Sinode GPM, senat UKIM, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UKIM, Pdt. Prof. Dr. Chr. John Ruhulessin, M.Si, menyampaikan refleksi kepemimpinannya sejak 27 Oktober hingga 27 November 2025. Ia mengucapkan terima kasih kepada Badan Pengurus Harian (BPH) Sinode GPM yang telah memberikan kepercayaan memimpin UKIM dalam masa transisi.
Dalam sambutannya, Prof. Ruhulessin menekankan, pentingnya transformasi pendidikan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi tidak sekadar menghasilkan sarjana, tetapi bertugas membentuk peradaban baru yang lebih bermartabat di Maluku. Transformasi, katanya, adalah proses panjang yang memerlukan keseriusan, perubahan pola pikir, serta penguatan akhlak akademik.
“Panggilan perguruan tinggi adalah melakukan transformasi. Itu tanggung jawab seluruh civitas akademika. Transformasi bukan hanya output, tetapi proses besar membangun peradaban baru yang berkualitas di Maluku,” ujarnya.
Ia menitipkan tanggung jawab tersebut kepada rektor yang baru, agar UKIM terus menjadi ruang pembentukan akhlak, karakter, dan budaya akademik yang sehat.
Sambutan Rektor UKIM Terpilih 2025–2029: Dr. Steve Gaspersz, MA
Dalam sambutan perdana setelah dilantik, Dr. Steve Gaspersz, MA menyampaikan refleksi perjalanan hidup dan panggilannya dalam dunia pendidikan. Ia mengenang proses panjang sejak pertama kali datang dari Jawa, menempuh perjalanan akademik dan pelayanan yang membentuknya melalui pengalaman budaya Maluku.
“Hari ini saya berdiri kembali di tempat ini, masih sebagai pembelajar, tetapi dengan peran yang berbeda,” ungkapnya.
Dr. Gaspersz menegaskan bahwa, ia memimpin dengan semangat pelayanan, akal budi, dan komitmen akademik lintas generasi. Ia memandang para dosen sebagai mitra strategis dan mahasiswa sebagai akselerator transformasi menuju akreditasi unggul, tidak hanya dari sisi kuantitatif, tetapi juga kualitas karakter.
Ia menyebut banyak pihak sebagai mitra penting UKIM: GPM, LLDIKTI Wilayah XII, Pemerintah Provinsi Maluku dan Maluku Utara, Pemkot Ambon, Kodam XV Pattimura, Polda Maluku, serta kampus-kampus di wilayah ini, termasuk Unpatti, UIN, IAKN, dan lembaga lainnya.
Dr. Gaspersz menegaskan visinya mengenai “Indonesia SMART”, sebuah akronim dari Spirituality, Modernity, Accountability, Responsibility, dan Transformation, yang menjadi arah pengembangan UKIM.
Dalam sambutannya ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, sahabat, istri, dan anak-anaknya yang menjadi tiang doa.
“Nasihat anak saya, Tuhan pung bae par katong, menjadi kekuatan saya memimpin kampus ini,” ucapnya.
Ia menutup sambutan dengan tekad memperkuat relasi, merawat UKIM, dan membawa seluruh civitas bertumbuh dalam iman, pengetahuan, dan kasih.
Ketua MPH Sinode GPM: “Kepemimpinan Baru UKIM Harus Merangkul Semua”
Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. S.I. Sapulette, yang melantik rektor baru, menegaskan bahwa, proses pemilihan telah selesai dan kini adalah waktunya membangun kebersamaan.
Ia menekankan bahwa, seluruh fakultas, pascasarjana, program studi, lembaga, tenaga pendidik, dan mahasiswa harus bergerak bersama mewujudkan visi UKIM sebagai universitas unggul.
“UKIM hanya akan maju jika semua bergerak bersama. Kepemimpinan harus terbuka, strategis, dan memberi ruang sesuai kapasitas masing-masing,” tegasnya.
Pdt. Sapulette juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas dalam tata kelola kampus, agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yayasan dan regulasi pendidikan tinggi nasional. Ia mendorong UKIM memperkuat koordinasi, solidaritas, identitas kelembagaan, serta memperluas jejaring dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Plt. Rektor Prof. Ruhulessin atas kepemimpinan masa transisi yang dinilai baik.
Kepala LLDIKTI XII Maluku–Maluku Utara: Dorong Digitalisasi dan Layanan Mahasiswa
Kepala LLDIKTI Wilayah XII, Dr. Jance Eduard Lekatompessy menyoroti pentingnya transformasi digital di UKIM, sesuai Permendikbudristek 39 Tahun 2025. Menurutnya, digitalisasi layanan akademik masih perlu diperkuat.
Ia menegaskan bahwa, kampus harus meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa, yang ia sebut sebagai “bos kecil”, karena mereka adalah inti dan alasan keberadaan perguruan tinggi.
“Kita adalah pelayan. Berikan yang terbaik bagi mahasiswa. Kualitas akademik dan SDM adalah hal wajib bagi kampus yang ingin menjadi barometer pendidikan tinggi,” ujarnya.
LLDIKTI XII berkomitmen menjadi mediator dan pendamping UKIM dalam upaya penguatan tata kelola, akreditasi, dan peningkatan kualitas kampus.
Pemerintah Provinsi Maluku: UKIM Harus Berkontribusi pada Pembangunan Daerah
Mewakili Gubernur Maluku, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Maluku, Dr. Djalaludin Salampessy, menyampaikan harapan agar rektor baru mampu membawa UKIM menjadi perguruan tinggi berkualitas dan kompetitif.
Ia menyatakan bahwa pemerintah siap berkolaborasi dengan UKIM, terutama karena Maluku membutuhkan SDM unggul yang mampu mengelola potensi daerah seperti kelautan, perikanan, pariwisata, dan sumber daya alam lainnya.
“Kami berharap UKIM dapat menghasilkan penelitian dan pemikiran yang dapat dimanfaatkan sebagai kebijakan pemerintah untuk membangun masyarakat Maluku,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi kreatif, kesiapan teknologi, peningkatan kapasitas pemuda, serta penguatan konektivitas antar-pulau sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Pemerintah berharap UKIM terus meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, demi kesejahteraan masyarakat Maluku.
Acara pelantikan Rektor UKIM masa bakti 2025–2029 menjadi momentum penting bagi perjalanan universitas ini dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era modern. Dengan kepemimpinan baru, komitmen transformasi, dukungan gereja, pemerintah, dan masyarakat, UKIM diharapkan mampu memperkuat peran strategisnya sebagai pusat pembentukan karakter, pengetahuan, dan peradaban bagi Maluku dan Indonesia.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















