Pemprov Maluku Siap Luncurkan TPI dan Pos Imigrasi di MBD, Perkuat Pengawasan Wilayah Perbatasan

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Maluku – Sebagai bagian dari implementasi program 100 hari kerja Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Pemerintah Provinsi Maluku menggagas pembentukan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) dan Pos Imigrasi di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Maluku, Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, serta Pemerintah Kabupaten MBD, guna memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian keimigrasian di kawasan perbatasan.

Sebagai provinsi kepulauan dengan total 1.412 pulau, Maluku memiliki sejumlah titik strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Timor Leste dan Australia. Kondisi geografis tersebut menuntut kehadiran fasilitas imigrasi di wilayah terluar untuk menjamin keamanan dan kedaulatan negara.

Baca Juga :  Kota Ambon Resmi Luncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam Peringatan HKN ke-60

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Maluku, Affandy Hassanusi, pada Rabu (04/06/25) menyampaikan bahwa TPI akan difokuskan di Pulau Moa, sedangkan pos imigrasi akan ditempatkan di empat pulau perbatasan lainnya, yaitu Liran, Wetar, Kisar, dan Letti.

Persiapan peluncuran fasilitas ini telah melalui berbagai tahapan, termasuk penyiapan gedung kantor, pengadaan sarana prasarana pendukung, serta kesiapan personel yang akan bertugas di lapangan. Semua proses ini dijalankan secara terpadu melalui sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal terkait.

Baca Juga :  Pemprov Maluku dan BAP DPD RI Cari Solusi Berkeadilan Ganti Rugi Lahan Blok Masela

Kehadiran TPI dan pos imigrasi ini tidak hanya penting untuk aspek keamanan, tetapi juga membuka peluang pengembangan sektor sosial dan ekonomi di wilayah perbatasan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat peran strategis Maluku dalam menjaga integritas wilayah NKRI.

Program ini menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda kerja awal pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, sebagai wujud komitmen mereka dalam membangun wilayah terdepan dan menjawab tantangan kawasan kepulauan.

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB