Patrolinews.id, SBT – Langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa kembali diwujudkan di Desa Salagor Kota, Kecamatan Siritaun Wida Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH LL. M., memimpin kegiatan penyerahan bantuan pertanian dan penanaman perdana kopi jenis Liberika pada Senin, 21 Juli 2025. Didampingi Ketua TP-PKK Maluku Maya Baby Rampen serta pimpinan daerah SBT, aksi ini menjadi pijakan awal bagi penguatan sektor kopi sebagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari gerakan nasional Koperasi Merah Putih, Gubernur turut menyerahkan bantuan pertanian seperti pupuk, bibit pala dan cengkeh, alat pertanian, serta mesin pengolah kopi kepada kelompok tani di berbagai desa sekitar. Kehadiran pemerintah provinsi dan dinas terkait memberikan dorongan nyata agar petani lokal bisa meningkatkan hasil budidaya serta membuka akses menuju rantai nilai yang lebih luas. Program ini sekaligus mendorong peran generasi muda dalam mengembangkan potensi hasil bumi daerah.
Gubernur menekankan bahwa kopi, khususnya jenis Tuni dan Liberika, memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas unggulan Maluku ke depan. Perubahan pola konsumsi dan minat masyarakat terhadap kopi menjadi peluang emas yang harus direspons dengan penguatan produksi lokal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, penanaman kopi kali ini tidak hanya menghasilkan komoditas, tapi juga membangun fondasi ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















