Bimtek PABPDSI Maluku: Meningkatkan Kapasitas BPD dan Saniri Negeri Demi Desa Mandiri dan Bebas Korupsi

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PABPDSI Provinsi Maluku, Bakri Ely

Ketua PABPDSI Provinsi Maluku, Bakri Ely

Upaya Penguatan Kapasitas dan Bela Negara

Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas BPD dan Saniri Negeri serta Bela Negara yang digelar di Aula Korem 151/Binaya, Kota Ambon.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, S.Sos., pada Rabu (30/7/25) dan dihadiri oleh para perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta Saniri Negeri dari berbagai kabupaten seperti Buru, Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah.

Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat fungsi lembaga pengawasan desa sebagai pilar penting dalam menjaga transparansi pemerintahan desa.

Menjawab Tantangan Lemahnya Pemahaman Regulasi

Ketua PABPDSI Provinsi Maluku, Bakri Ely, menjelaskan bahwa, kegiatan bimtek ini dilaksanakan sebagai jawaban atas masih lemahnya pemahaman sebagian besar anggota BPD terhadap berbagai regulasi penting, termasuk Undang-Undang Desa, peraturan pemerintah, hingga petunjuk teknis. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penyebab melemahnya fungsi kontrol BPD, yang berdampak pada munculnya potensi penyalahgunaan dana desa.

Tujuan utama bimtek adalah, memberikan pemahaman mendalam tentang regulasi, sehingga BPD tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga mampu menerapkannya secara aktif dalam setiap proses pengawasan, pengambilan keputusan, serta pelaksanaan pembangunan desa.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku

Harapan: Terwujudnya Desa yang Akuntabel, Transparan, dan Partisipatif

Melalui kegiatan bimtek ini, PABPDSI Provinsi Maluku menaruh harapan besar agar BPD dapat lebih berperan sebagai pengawas yang kritis dan proaktif.

Diharapkan BPD mampu mengawasi penggunaan dana desa sejak tahap perencanaan, memastikan proses pembangunan sesuai aturan, dan menjadi perantara aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa.

Dengan demikian, fungsi pengawasan bukan hanya menjadi formalitas, melainkan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa.

Harapan lainnya adalah terwujudnya desa-desa mandiri yang mampu mengelola dana secara transparan, akuntabel, dan jauh dari praktik korupsi, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat.

Penguatan Sinergi dan Langkah Strategis Berkelanjutan

Sebagai solusi untuk memperkuat peran BPD, Bakri Ely menekankan, pentingnya sinergi antara BPD, camat, pendamping desa (P3MD), hingga inspektorat. Koordinasi yang baik dinilai sangat penting, terutama dalam proses pencairan dana desa yang memerlukan rekomendasi dari camat.

Baca Juga :  Kendaraan Dapur Lapangan Bekangdam Pattimura Siap Dukung Pembangunan Zona Integritas

Dengan adanya komunikasi dan kerja sama lintas lembaga, potensi terjadinya penyelewengan dapat diminimalkan sejak awal. Selain itu, PABPDSI Provinsi Maluku berencana melakukan rapat koordinasi dengan pengurus provinsi untuk membahas hasil bimtek dan menyampaikan rekomendasi kepada Walikota, Wakil Walikota Ambon, serta Danrem 151 / Binaya.

Langkah ini diharapkan, dapat mendorong penyusunan program strategis lanjutan yang fokus pada pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas, serta penguatan fungsi pengawasan BPD secara menyeluruh.

Penutup: Komitmen Kolektif untuk Masa Depan Desa yang Lebih Baik

Dengan terlaksananya bimtek ini, PABPDSI Provinsi Maluku melalui kepemimpinan Bakri Ely menunjukkan keseriusan dalam membangun kualitas dan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa, sebagai lembaga pengawas yang kredibel dan profesional. Seluruh upaya ini menjadi bagian dari langkah nyata untuk mewujudkan desa-desa di Maluku yang lebih transparan, partisipatif, dan bersih dari praktik korupsi.

Sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan desa yang adil, efektif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.

 

PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB