PatroliNews.id, Maluku, Selasa, 5 Agustus 2025 — Hari kedua pelaksanaan kegiatan Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah Tahun 2025 yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di Golden Palace Hotel, Ambon, menghadirkan ruang refleksi mendalam bagi para pemimpin satuan pendidikan. Kegiatan yang diikuti oleh kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota ini menunjukkan semangat yang tinggi dalam membangun sistem pendidikan yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Salah satu peserta, Everista Londar, S.Pd., M.Si., Kepala SMA Negeri 4 Kepulauan Tanimbar, menyampaikan apresiasi mendalam atas pelatihan ini yang menurutnya sangat menyentuh sisi praktis kepemimpinan dan memberikan gambaran konkret tentang arah manajemen sekolah yang lebih baik.
“Implementasinya luar biasa ya, karena memang ini ilmu yang kalau kita baca saja materinya tidak begitu paham. Tetapi dengan pelatihan langsung, lebih menyentuh hal ini juga karena narasumbernya yang luar biasa sehingga betul-betul terasa manfaatnya. Jadi kita punya bekal luar biasa untuk dibawa pulang ke tempat tugas masing-masing, meskipun tantangan pasti akan muncul dalam proses implementasinya,” ujar Everista dengan nada optimis.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan wawasan, namun juga mendorong para kepala sekolah agar mampu menerjemahkan teori ke dalam praktik nyata di sekolah masing-masing. Rangkaian materi yang diberikan, diskusi mendalam, hingga studi kasus dan praktik analisis permasalahan sekolah, menjadi metode efektif dalam memetakan potensi, tantangan, dan strategi pengembangan sekolah secara mandiri. Para peserta didorong untuk mampu melakukan refleksi kritis dan menyusun rencana perubahan berbasis kekuatan lokal dan kebutuhan lapangan.
Bagi Everista, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pelatihan, melainkan momentum pembelajaran yang memberikan kesadaran baru mengenai pentingnya strategi kepemimpinan yang responsif dan tepat sasaran. Dengan jumlah 6 rombongan belajar, 27 guru, dan 170 siswa, SMA Negeri 4 Kepulauan Tanimbar tetap menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses dan kebutuhan sarana pendukung. Namun, semangat untuk terus melangkah ke arah yang lebih baik menjadi motivasi utama yang ingin ia bawa pulang dari pelatihan ini.
Lebih jauh, Everista menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan langsung dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, khususnya untuk menjembatani kebutuhan peningkatan sarana dan kualitas sekolah di wilayah kepulauan.
“Harapan saya ke depan itu lebih baik dari sekarang, dan tidak hanya sampai hari ini. Tetapi ke depan tetap harus ada perubahan-perubahan. Tentunya kami juga butuh pendampingan, supaya mereka bisa melihat langsung perkembangan-perkembangan di lapangan,” ungkapnya lugas.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku telah menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pendidikan di daerah, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses pendidikan terbatas. Pernyataan Everista Londar memperlihatkan bahwa perubahan sistem pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga pada semangat dan keteguhan pemimpin lokal dalam menerapkan ilmu yang diperoleh.
Dengan sinergi antara kepala sekolah, tenaga pendidik, dan pemerintah daerah, masa depan pendidikan Maluku diyakini akan bergerak ke arah yang lebih cerah dan inklusif. Bahkan di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat, semangat implementasi dan perubahan tetap berkobar sebagai wujud dari harapan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang berkeadilan dan bermutu bagi seluruh anak bangsa.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















