PatroliNews.id, AMBON, Senin (6/10/2025) — Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa meskipun garis kemiskinan terus meningkat, angka kemiskinan di Kota Ambon justru menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikan dalam jumpa pers di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, dimana Wali Kota menjelaskan bahwa garis kemiskinan Kota Ambon saat ini tercatat sebesar Rp783.697 per jiwa per bulan, namun angka kemiskinan menurun dari 5,25 persen pada 2023 menjadi 4,34 persen pada 2025. “Yang kita harapkan adalah warga miskin bisa naik menjadi tidak miskin, sementara yang tidak miskin tetap terjaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala BPS Kota Ambon, Pauline Gaspersz, memaparkan bahwa kemiskinan bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh inflasi, daya beli masyarakat, serta komponen garis kemiskinan makanan dan non-makanan. Ia menjelaskan bahwa meski garis kemiskinan meningkat akibat kenaikan harga barang, kondisi ekonomi Kota Ambon tetap stabil dengan inflasi terkendali, sehingga konsumsi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar tetap terjaga. Gaspersz menekankan bahwa penurunan angka kemiskinan ini menjadi indikator bahwa kesejahteraan masyarakat semakin membaik, sekaligus mendorong Pemkot Ambon untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan memberdayakan masyarakat.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















