Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Soroti Mahalnya Transportasi: Minta Pembenahan Pariwisata dan Optimalisasi Bandara Internasional Pattimura

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny

Patrolinews id, Ambon – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Gerindra, Suanthie John Laipeny, menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait pengembangan pariwisata Maluku dalam wawancara bersama patrolinews.id pada Senin, 17 November 2025, di Karpan, Ambon. Dalam keterangannya, Laipeny menegaskan bahwa, tingginya biaya transportasi menuju dan antarwilayah di Maluku menjadi hambatan serius bagi pertumbuhan sektor pariwisata.

Laipeny mencontohkan, kesenjangan biaya perjalanan yang mencolok. Wisatawan yang berkunjung ke Ambon harus mempersiapkan biaya sekitar Rp10 juta untuk transportasi dan penginapan, bahkan sebelum dapat menikmati destinasi wisata. Di sisi lain, dengan hanya Rp1,5 juta, masyarakat sudah bisa bepergian ke Malaysia dan memperoleh pengalaman wisata yang lebih lengkap.

“Bahkan dengan sekitar Rp5 juta, orang bisa menikmati wisata di Hong Kong Disneyland. Sementara itu, katong di Ambon sendiri, bagaimana ?” ujarnya.

Ia kemudian menyinggung status Bandara Pattimura yang telah diinformasikan sebagai bandara internasional sejak 15 tahun lalu, namun belum memperlihatkan fungsi optimal.

Menurut Laipeny, sebuah bandara bertaraf internasional membutuhkan dukungan manajemen pariwisata yang kuat. Karena itu, ia menilai Kepala Dinas Pariwisata harus berperan sebagai manajer pariwisata, yakni sosok yang bertanggung jawab mendatangkan investor, mempersiapkan tenaga lokal, serta membina pengusaha daerah agar siap mendukung ekonomi wisata.

Baca Juga :  Evaluasi Tahap Dua Program Smart City Kota Ambon Diharapkan Meningkatkan Kinerja

Laipeny turut menekankan, pentingnya menghadirkan atraksi budaya yang menarik bagi wisatawan. Pertunjukan seperti tari cakalele dan bambu gila perlu lebih diperkenalkan di berbagai sudut Kota Ambon. Ia juga menyoroti, minimnya lokasi hiburan pendukung pariwisata, termasuk live music yang seharusnya memperkuat identitas kota. Selain itu, aktivitas diving di Latuhalat dan sejumlah titik lainnya juga perlu didukung dengan peralatan profesional dan fasilitas memadai.

Dalam pandangannya, potensi wisata bahari Maluku tidak hanya berada di Ambon, tetapi juga di banyak wilayah lain yang memiliki pesona alam luar biasa. Namun, tingginya biaya transportasi antarwilayah membuat wisatawan enggan berkunjung. Perjalanan dari Ambon ke Banda, Kisar, Moa, maupun Saumlaki rata-rata masih berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp1,7 juta, meskipun beberapa rute telah dilayani pesawat kecil.

“Kita selalu kalah dengan transportasi yang masih mahal,” tegasnya.

Untuk itu, Laipeny mendorong kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama melalui jalur pelayaran selatan. Kapal-kapal wisata dari rute Labuan Bajo, menurutnya, bisa diarahkan untuk singgah di Ambon, Kisar, Moa, atau Kepulauan Tanimbar (KKT) sebagai langkah awal membuka akses wisata yang lebih luas.

Baca Juga :  POLAIRUD POLDA MALUKU Lakukan Upaya Mitigasi Laka Laut Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrim

Lebih lanjut, ia mengusulkan perpanjangan runway di beberapa bandara perintis seperti di Moa dan Kisar, agar pesawat berkapasitas lebih besar dapat beroperasi. Meskipun terdapat kekhawatiran bahwa, harga tiket tetap tidak turun, Laipeny percaya bahwa, peningkatan jumlah kursi dan frekuensi penerbangan, misalnya tiga kali seminggu, dapat menarik lebih banyak wisatawan.

“Jangan hanya menunggu orang datang untuk dicatat. Kita harus membuat mereka pulang dengan kesan yang baik. Jangan sampai orang datang ke Maluku, tetapi pulang dengan pengalaman yang kurang menyenangkan karena fasilitas yang terbatas dan biaya yang mahal,” ujarnya mengingatkan.

Laipeny berharap pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, maskapai penerbangan, serta pemerintah NTT dapat bekerja sama secara aktif, guna membangun ekosistem pariwisata yang lebih inklusif, terjangkau, dan berdaya saing tinggi. Ia menegaskan bahwa, Maluku membutuhkan gebrakan nyata agar pariwisata dapat berkembang menjadi sektor unggulan bagi kesejahteraan masyarakat.

 

PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB