PatroliNews.id, Maluku – DPRD Provinsi Maluku menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah dalam dua tahun terakhir yang dinilai menunjukkan belum maksimalnya kinerja OPD penghasil. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Khusus LPJ DPRD Maluku, Wellem Kurnala, usai rapat pembahasan LPJ Pemerintah Provinsi Maluku Tahun Anggaran 2025 di ruang paripurna DPRD Maluku, Ambon, Selasa, 21 April 2026. Menurutnya, penurunan PAD harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola potensi ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik.
Kurnala menilai pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap OPD yang bertanggung jawab pada sektor penghasil pendapatan. Ia juga menyoroti pengelolaan aset daerah yang dinilai belum optimal, termasuk kawasan Pasar Mardika yang belum memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD. DPRD Maluku mendorong pemerintah provinsi memperkuat pengawasan, meningkatkan inovasi, serta membuka peluang kerja sama profesional agar sumber-sumber pendapatan daerah dapat dimaksimalkan dan tidak terus mengalami penurunan.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















