Patrolinews.id, Maluku – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tiba di Bandara Mathilda Batlayeri, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026), dalam rangka menghadiri agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Dalam kunjungan kerja tersebut, Bahlil didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid serta Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Kedatangan rombongan pemerintah pusat disambut langsung oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan sejumlah pejabat daerah di Bandara Mathilda Batlayeri. Selanjutnya, rombongan dijadwalkan menghadiri prosesi groundbreaking yang dipusatkan di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, sebagai bagian dari percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela.
Sebagai proyek gas bumi yang telah lama dinantikan realisasinya, Blok Masela menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Pemerintah menargetkan proyek tersebut memasuki tahap konstruksi pada 2027 setelah berbagai tahapan persiapan, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED), menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan optimismenya terhadap kelanjutan proyek tersebut. Menurutnya, berbagai kendala yang selama bertahun-tahun menghambat pengembangan Blok Masela kini mulai teratasi sehingga proyek dapat bergerak menuju tahap konstruksi sesuai target pemerintah.
“Kami ingin memastikan proyek ini terus berjalan sesuai rencana. Setelah melalui berbagai proses dan kajian, kini pengembangan Blok Masela telah memasuki tahapan yang semakin maju dan ditargetkan mulai konstruksi pada 2027,” ujar Bahlil.
Groundbreaking Blok Masela diharapkan menjadi momentum penting bagi percepatan investasi sektor energi nasional sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian Maluku melalui peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, dan pengembangan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
PatroliNews.id – Berita , Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







