Dinas Perhubungan Kota Ambon Akan Gelar Pertemuan dengan Organda dan Pengemudi Angkutan Kota Terkait Perselisihan Jalur

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Ambon – Dinas Perhubungan Kota Ambon berencana menggelar pertemuan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) serta perwakilan pengemudi angkutan kota untuk membahas permasalahan jalur operasional angkutan di kawasan Passo, Laha, dan Hunut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitela, pada Kamis (16/01/25) mengungkapkan bahwa, pertemuan ini bertujuan untuk mencari solusi terkait konflik yang sering terjadi antar pengemudi angkutan di ketiga jalur tersebut. Selama ini, perselisihan sering berujung pada protes yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon.

“”Usai rapat dengan Komisi 3 tadi di ruang rapat, kami akan segera mengundang Organda beserta pihak terkait untuk membahas jalur Passo, Laha, dan Hunut,” kata Kadis Perhubungan.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Jenguk Anggota TNI Korban Pembacokan di Wakal

Rencana pertemuan yang dijadwalkan pada hari Senin, 20 Januari 2025, ini akan membahas kemungkinan jalan tengah yang dapat menguntungkan semua pihak. Hal ini penting, mengingat jika salah satu pihak dipenuhi keinginannya, dapat menimbulkan masalah baru dan merugikan masyarakat sebagai penumpang.

Menurut Yan, penentuan jalur operasional memang tidak mudah, mengingat adanya ketegangan antara berbagai pihak yang berkepentingan. Sebagai contoh, sebelum adanya revisi peraturan pada tahun 2023, jalur Hunut dan Passo memiliki rute yang berbeda. Namun, revisi yang dibuat justru menambah persoalan, terutama bagi sopir angkutan Passo yang menolak perubahan tersebut.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Maluku Minta Sinergitas dalam Pembangunan Infrastruktur

Pada bulan Desember 2024, Dinas Perhubungan sudah berusaha memediasi konflik ini, dengan memberikan izin kepada angkutan Hunut untuk melewati jalur Passo, asalkan tidak mengambil penumpang dari kota hingga Waiheru. Namun, beberapa sopir melanggar kesepakatan tersebut, yang kembali menimbulkan perselisihan.

“Pertemuan ini akan menjadi ajang bagi semua pihak untuk menyampaikan masukan dan mencari solusi terbaik yang dapat diterima semua pihak,” ujar Kadis.

 

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara
Lisa Wattimena Pantau Posyandu di Ambon, Fokus Tekan Stunting dan Perkuat Layanan Ibu Anak

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:48 WIB

Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB