Festival Hadrat Tapur dan Sai Pahari di Tengah-Tengah, Ajang Pelestarian Budaya Maluku

- Jurnalis

Kamis, 3 April 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PatroliNews id, Maluku – Kemegahan budaya kembali menghiasi Negeri Tengah-Tengah, Kabupaten Maluku Tengah, dengan digelarnya Festival Hadrat Tapur dan Sai Pahari. Acara ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melalui pemukulan tifa dan pengibaran bendera lomba pada Kamis, 3 April 2025.

Gubernur dan rombongan disambut dengan penuh kehangatan lewat penampilan Tarian Pata Lutu dan Tarian Sawat, yang menggambarkan semangat persaudaraan serta nilai-nilai tradisi yang masih terjaga. Turut hadir dalam acara ini Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, anggota DPRD Provinsi Maluku, jajaran pejabat pemerintah daerah, serta para pemangku adat dari berbagai negeri di Kecamatan Salahutu.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Ambon Hadiri Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga Jelang Idul Adha

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan pariwisata Maluku. “Maluku tidak hanya memiliki laut yang memukau dan kekayaan biota lautnya, tetapi juga tradisi budaya yang unik dan bernilai tinggi. Festival ini menjadi ajang bagi kita semua untuk menjaga dan mengembangkan warisan leluhur,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti perlunya menjadikan Festival Hadrat Tapur dan Sai Pahari sebagai daya tarik wisata budaya yang berkelanjutan. “Beta percaya bahwa perlombaan seperti Sai Pahari ini bisa menjadi ikon budaya yang mendunia. Mari kita terus mengemasnya secara profesional agar dapat menarik lebih banyak wisatawan dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Acara ini diharapkan tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan persaudaraan antarwarga. “Lomba ini lebih dari sekadar kompetisi, tetapi juga simbol dari semangat kebersamaan dan persatuan orang basudara di Maluku,” tandas Gubernur sebelum melepas peserta Lomba Sai Pahari.

Sebagai penutup, Lewerissa mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sportivitas dalam setiap ajang budaya dan mengoptimalkan setiap potensi yang ada demi kemajuan Maluku. Festival ini menjadi bukti bahwa, budaya lokal dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah serta menarik perhatian dunia.

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB