PatroliNews.id, Ambon – Kepala Sekolah SD Negeri 10 Ambon yang terletak di Jalan Pattimura, Jonathan Sopacua, S.Pd., menyampaikan keluhan terkait kondisi pagar sekolah yang sudah pecah dan retak serta keberadaan pohon besar yang berisiko tumbang akibat angin kencang. Hal ini disampaikannya langsung dalam pertemuan bersama Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si., pada Rabu, 26 Maret 2025.
Keluhan Kepala Sekolah SD Negeri 10 Ambon

Dalam kesempatan tersebut, Jonathan Sopacua menegaskan bahwa kondisi pagar sekolah sudah dalam keadaan rusak parah, sehingga dikhawatirkan dapat roboh kapan saja. Selain itu, terdapat pohon besar di lingkungan sekolah yang semakin membahayakan, terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang.
“Pagar sekolah kami sudah pecah dan retak di beberapa bagian. Jika diterpa angin kencang, kami khawatir pagar bisa roboh dan membahayakan siswa. Selain itu, ada pohon besar yang cabangnya sudah lapuk dan bisa menimpa siswa kapan saja. Kami berharap pemerintah segera membantu menangani masalah ini demi keselamatan anak-anak,” ujar Jonathan Sopacua.
Jawaban Tegas Wali Kota Ambon

Menanggapi keluhan ini, Wali Kota Ambon langsung memberikan instruksi tegas kepada dinas terkait agar segera menangani permasalahan tersebut tanpa menunggu waktu lama.
“Saya tidak ingin mendengar ada sekolah dengan pagar yang pecah dan tidak aman untuk siswa! Ini soal keselamatan anak-anak kita. Saya minta Dinas Pendidikan dan dinas terkait segera turun ke SD Negeri 10 Ambon untuk mengecek kondisi pagar dan pohon yang berisiko. Jika memang perlu perbaikan atau penebangan, segera lakukan tanpa menunggu laporan kedua!” tegas Wali Kota dengan nada serius.
Ia juga menekankan pentingnya kebersihan dan keamanan lingkungan sekolah sebagai tanggung jawab bersama.
“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siswa. Kepala sekolah harus lebih aktif dalam melaporkan kondisi sekolah agar bisa segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu sampai terjadi insiden baru kita bergerak,” tambahnya.
Tanggapan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F.F. Tasso, M.Si., memastikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan ini dengan menugaskan tim untuk mengevaluasi kondisi pagar sekolah dan pohon yang membahayakan.
“Kami akan segera mengirim tim ke SD Negeri 10 Ambon untuk memeriksa kondisi pagar dan pohon yang dimaksud. Jika benar ada yang perlu diperbaiki atau ditebang, kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar bisa segera ditangani,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh kepala sekolah di Ambon untuk lebih proaktif dalam melaporkan kondisi sarana dan prasarana sekolah mereka.
“Kepala sekolah harus lebih aktif berkomunikasi dengan dinas. Jangan menunggu sampai ada masalah besar. Jika ada kondisi yang bisa membahayakan siswa atau mengganggu proses belajar mengajar, segera sampaikan agar bisa cepat kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Komitmen Pemerintah Kota Ambon
Wali Kota kembali menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh sekolah di Ambon memiliki lingkungan yang bersih, rapi, dan aman bagi siswa.
“Ini bukan hanya soal SD Negeri 10 Ambon, tetapi semua sekolah di Kota Ambon harus kita pastikan memiliki fasilitas yang layak. Saya akan terus memantau langsung kondisi sekolah-sekolah di kota ini. Jika ada yang masih kurang terawat, akan segera kami perbaiki,” tutupnya.
Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah, diharapkan permasalahan pagar sekolah dan pohon berbahaya di SD Negeri 10 Ambon dapat segera teratasi, sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman dan aman bagi para siswa.









