Komitmen Menyelesaikan Seleksi Kepala Sekolah
PatroliNews.id, Maluku – Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Yuspi Tuarita, S.IP, M.Si, menjelaskan bahwa, pihaknya berkomitmen penuh menyelesaikan proses seleksi kepala sekolah sesuai jadwal.
Dalam pertemuan dengan wartawan pada Sabtu, 26 Juli 2025 di kantor Disdikbud Batumeja Ambon, ia memaparkan bahwa, seleksi ini menjadi langkah penting untuk memastikan setiap sekolah memiliki pimpinan yang profesional, sehingga dapat meningkatkan mutu guru dan peserta didik di seluruh Maluku.
“Kompetisi untuk kepala sekolah ini penting. Tidak boleh lagi ada unsur politik di sekolah. Semua kepala sekolah harus definitif, agar tugas dan tanggung jawabnya jelas, untuk mendukung kualitas pendidikan,” ujar Yuspi.
Tujuan Utama: Pemerataan Kualitas Pendidikan di 11 Kabupaten/Kota
Proses seleksi kepala sekolah diadakan di 11 kabupaten/kota se-Maluku, dengan tujuan agar setiap sekolah, baik di pusat kota maupun daerah terpencil, dipimpin oleh kepala sekolah yang memiliki kapasitas manajerial dan kompetensi pedagogik yang baik. Hingga Juli 2025, tim GTK telah berhasil melaksanakan seleksi di lima kabupaten/kota, yaitu: Kota Ambon, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Seram Bagian Barat (SBB).
Sementara itu, enam daerah lainnya yaitu: Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Timur (SBT), Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya (MBD), dan Kepulauan Tanimbar (KKT), yang direncanakan akan menjadi fokus pelaksanaan seleksi administratif pada bulan Agustus mendatang.
“Kami berharap agar, seluruh tahapan seleksi ini segera rampung. Semakin cepat dilaksanakan, semakin cepat pula kita dapat memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan,” tambah Yuspi.
Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas
Yuspi juga mengakui bahwa, faktor cuaca, kondisi geografis, dan keterbatasan akses ke wilayah kepulauan, menjadi tantangan tersendiri dalam proses seleksi. Namun, GTK tetap berkomitmen, menyelesaikan tahapan seleksi secara transparan dan profesional, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan peserta didik.
Sebagai solusi, GTK memperkuat koordinasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah administrasi seleksi, serta menyiapkan jadwal fleksibel agar dapat menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Harapan kami, semua kepala sekolah hasil seleksi, dapat membawa perubahan nyata di sekolah masing-masing, menjadi motor penggerak mutu pendidikan, dan mendukung guru serta siswa, agar lebih kompeten dan siap menghadapi perkembangan zaman,” tutup Yuspi Tuarita.
Dengan sinergi, kerja keras, dan langkah strategis ini, GTK optimistis dapat mencetak pemimpin sekolah yang visioner dan berdedikasi, demi terciptanya pendidikan Maluku yang lebih baik, merata, dan berdaya saing tinggi.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















