PatroliNews.id, Ambon – Pemerintah Kota Ambon secara resmi menyerahkan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kota Ambon pada Rabu, 23 Juli 2025. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan amanat dari Pasal 169 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, yang mengatur mekanisme pengelolaan keuangan daerah secara akuntabel dan terarah. Nota tersebut menjadi landasan penting bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun perubahan anggaran yang mengedepankan efisiensi belanja dan memperkuat prioritas pembangunan strategis.
Dalam perubahan ini, target pendapatan daerah Kota Ambon disesuaikan menjadi Rp1,307 triliun atau mengalami penurunan sebesar 0,30% dari target semula. Penyesuaian ini mencerminkan realitas fiskal yang dihadapi daerah, termasuk pengaruh dari kebijakan nasional seperti PMK RI Nomor 29 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi pelaksanaan anggaran. Meski pendapatan transfer menurun, Pemerintah Kota tetap mengupayakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 10,30%, sebagai bentuk kemandirian fiskal yang diperkuat.
Belanja daerah juga turut mengalami penyesuaian, ditetapkan sebesar Rp1,315 triliun atau turun 1,70% dari rencana awal. Alokasi ini akan difokuskan pada belanja yang benar-benar berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk pembiayaan prioritas yang mendukung pelaksanaan 17 program strategis kepala daerah sesuai RPJMD Kota Ambon 2025–2029. Wali Kota Bodewin menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran harus diarahkan pada pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai solusi atas dinamika fiskal yang dihadapi, Wali Kota Ambon menegaskan pentingnya fleksibilitas dalam kebijakan anggaran dan adaptasi terhadap indikator makro ekonomi yang terus bergerak. Pemerintah kota akan terus menjaga keseimbangan anggaran dengan mengoptimalkan Silpa tahun sebelumnya dan memastikan belanja tetap produktif. Komitmen ini mencerminkan tekad Pemerintah Kota Ambon untuk tetap hadir di tengah masyarakat, menjawab kebutuhan prioritas warga kota dengan pendekatan fiskal yang bijak dan bertanggung jawab.















