PatroliNews.id, AMBON, Rabu, 4 Februari 2026 – Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa pengembangan Smart City di Kota Ambon tidak dimaknai sebatas penerapan teknologi digital, melainkan diarahkan sebagai proses transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Kota Cerdas Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di Ruang Flesingen, Balai Kota Ambon, sebagai bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik di daerah.
Menurut Bodewin, keterlibatan Ambon dalam program Smart City nasional menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengenali persoalan masyarakat, menyusun solusi inovatif, serta memastikan keberlanjutan pembangunan lintas sektor. Ia menjelaskan bahwa Smart City telah masuk dalam agenda prioritas kepemimpinan Pemerintah Kota Ambon periode 2025–2030, diwujudkan melalui layanan pengaduan darurat terpadu, pengembangan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, pengawasan kota dengan sistem cerdas, serta penguatan partisipasi publik melalui kanal digital dan program tatap muka rutin, dengan tujuan menghadirkan pemerintahan yang adaptif, melayani, dan mampu menjawab tantangan perkotaan secara nyata.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















