Kondisi Memprihatinkan Jalan Waiheru Puncak Menuju SMP 24 dan SMA 9 Ambon
PatroliNews.id, Ambon – Jalan Waiheru Puncak, yang menjadi jalur utama dan satu-satunya akses menuju SMP Negeri 24 Ambon dan SMA Negeri 9 Ambon, saat ini mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang besar dengan kedalaman dan panjang yang bervariasi memaksa pengguna jalan, terutama siswa dan guru, harus mengurangi kecepatan setiap kali melintas. Meski tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang, kondisi tersebut membuat perjalanan terasa lebih lama dan penuh kehati-hatian. Kerusakan jalan yang ditutupi genangan air saat musim hujan juga meningkatkan risiko kendaraan mengalami ban bocor atau pengendara terjatuh, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat setiap hari.
Penjelasan Kadis Terkait Tertundanya Perbaikan
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Selasa (22/7/2025) pagi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, ST, MT, menjelaskan bahwa, pihaknya telah mengusulkan perbaikan jalan Waiheru Puncak bersama sejumlah ruas jalan penting lainnya dalam program Tahun Anggaran 2025.
“Sebenarnya usulan Tahun 2025 sudah oke dan siap proses lelang,” jelas Latuihamallo kepada PatroliNews.id.
Namun, ia menambahkan bahwa, rencana tersebut terhambat akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kebijakan ini menyebabkan penghapusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Jalan dan Dana Alokasi Umum (DAU) Peruntukan KePUan, sehingga perbaikan jalan Desa Waiheru, jalan Nania, jalan Desa Wayame, jalan Hative Besar, dan jalan AY Patti juga tidak dapat direalisasikan tahun ini.
“Karena anggaran DAK kena efisiensi dari pusat, kita tidak bisa kerja tahun ini,” tambahnya.
Harapan Masyarakat dan Langkah Lanjutan Pemkot Ambon
Meskipun terkendala, Kadis Meli menegaskan bahwa, pihaknya tidak menyerah dan telah kembali mengajukan usulan perbaikan untuk dimasukkan ke program Tahun Anggaran 2026.
“Kita usul lagi untuk tahun depan 2026,” ungkap Latuihamallo dengan nada optimistis.
Masyarakat berharap, pemerintah pusat dan pemerintah kota memberi perhatian lebih terhadap kondisi jalan Waiheru Puncak, karena menjadi akses vital bagi ribuan pelajar dan warga. Kerusakan yang dibiarkan terlalu lama dapat membahayakan keselamatan, terutama pengendara motor dan anak sekolah. Pemerintah pun mengimbau, pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan. Dengan kerja sama semua pihak, besar harapan agar jalan ini segera diperbaiki demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















