PatroliNews.id, Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena kembali membuka ruang dialog terbuka dengan masyarakat melalui program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR) yang digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, di ruang ULA Balai Kota. Dalam forum ini, sejumlah warga dan pelaku usaha koperasi menyampaikan aspirasi mereka terkait penguatan akses distribusi sembako, keterlibatan ASN dalam koperasi, serta permintaan perbaikan pelayanan publik. Wattimena menegaskan bahwa WAJAR bukan kegiatan formalitas, tetapi forum nyata untuk mendengar dan menindaklanjuti langsung keluhan masyarakat.
Beberapa masukan strategis yang muncul dalam forum tersebut, seperti dari pengurus Koperasi Merah Putih Kelurahan Amantelu, langsung direspons oleh instansi teknis. Bahkan Wali Kota mendorong agar koperasi menjalin kemitraan dengan BUMN guna memperluas jaringan usaha. Selain itu, kritik soal pelayanan pajak dan pengelolaan terminal kapal turut ditanggapi dengan solusi konkret, termasuk penataan truk dan pengembangan area UMKM di Pelabuhan Yos Sudarso. Wattimena juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis dengan menempatkan petugas front office yang tampil rapi tanpa atribut birokratis.
Sebagai penguatan dari program ini, Pemkot Ambon akan mengimplementasikan sistem serupa di tingkat desa, negeri, dan kelurahan dengan nama “KALUAR BICARA” agar permasalahan masyarakat dapat ditangani lebih cepat di tingkat akar rumput. Wattimena berharap pola komunikasi langsung ini menjadi tradisi pemerintahan yang responsif, sehingga masyarakat merasa didengar, dilayani, dan dilibatkan dalam proses pembangunan kota secara aktif dan inklusif.















