Penjelasan Rencana Pendirian Rumah Sakit Pendidikan di Unpatti
PatroliNews.id, Ambon – Ketika ditemui usai kegiatan pelantikan dokter baru lulusan XXXV periode 2025 Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura pada Kamis 24 Juli 2025, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., menyampaikan penjelasan terkait rencana pendirian rumah sakit pendidikan di lingkungan Universitas Pattimura.
Beliau menegaskan bahwa, secara resmi otoritas untuk memberikan keterangan detail mengenai pembangunan rumah sakit berada di tangan Rektor Unpatti.
“Jadi soal rumah sakit itu saya tidak punya otoritas untuk memberi keterangan, tentunya bisa langsung ke Pak Rektor Universitas Pattimura,” ujarnya dengan tegas namun terbuka.
Meskipun demikian, Prof. Malle mengonfirmasi bahwa, Unpatti memang sedang dalam proses untuk mendapatkan rumah sakit pendidikan yang di dalamnya juga direncanakan memiliki fasilitas dental center, sehingga dapat melayani kebutuhan pendidikan dan pelayanan baik kedokteran umum maupun kedokteran gigi.
Kehadiran rumah sakit pendidikan ini merupakan salah satu langkah strategis universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Tujuan dan Harapan untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pelayanan
Lebih lanjut, Prof. Malle menjelaskan bahwa, tujuan utama dari pembangunan rumah sakit pendidikan ini adalah untuk mendukung Fakultas Kedokteran Unpatti dalam mencetak lebih banyak lulusan dokter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terampil, beretika, dan mampu mengabdi kepada masyarakat Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Dengan adanya rumah sakit pendidikan yang terintegrasi dengan dental center, diharapkan proses pendidikan klinik mahasiswa kedokteran umum maupun kedokteran gigi dapat berjalan lebih efektif, terstruktur, dan sesuai standar nasional.
“Mudah-mudahan kalau itu disetujui, berarti dalam waktu dekat Unpatti sudah bisa memiliki rumah sakit,” ungkapnya penuh harap.
Harapan besar ini tentu bukan hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga demi meningkatkan pelayanan kesehatan rujukan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat Maluku yang selama ini masih harus mengakses layanan kesehatan lanjutan ke luar daerah.
Solusi dan Kolaborasi Menuju Terwujudnya Rumah Sakit Pendidikan
Menutup penjelasannya, Prof. Malle juga menggarisbawahi pentingnya dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, mengingat pembangunan rumah sakit pendidikan membutuhkan dana yang sangat besar.
“Memang untuk dananya memiliki dana yang cukup besar, tadi kalau cuma Maluku saja, itu harus dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Solusi utama agar rencana ini dapat segera terealisasi adalah sinergi erat antara pihak universitas, pemerintah pusat, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga cita-cita besar Unpatti untuk memiliki rumah sakit pendidikan dapat menjadi kenyataan.
Dengan demikian, Universitas Pattimura bukan hanya memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat Maluku.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















