Semarak Kemerdekaan yang Dikemas dengan Kegiatan Bermakna
PatroliNews.id, Ambon – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Sekolah SD Negeri 66 Ambon, Markus Josephus Laimera, S.Th, pada Jumat 1 Agustus 2025, bersama guru dan jajaran sekolah menyusun sebuah kegiatan perlombaan yang dirancang tidak hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga untuk mengasah potensi akademik dan karakter siswa.
Bertempat di kompleks X PDK Jalan Raya Pattimura No. 22, Sirimau, Ambon, kegiatan ini juga sekaligus menjadi persiapan untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kota Ambon dan Hari Ulang Tahun Gereja Protestan Maluku (GPM). Perlombaan dilaksanakan melalui seleksi bertahap, dimulai dengan memilih lima siswa terbaik dari masing-masing kelas, mulai kelas 1 hingga kelas 6.
Dari proses tersebut, terkumpul sekitar 30 siswa yang nantinya bersaing untuk memperebutkan posisi juara satu, dua, dan tiga di setiap tingkat. Fokus lomba yang dipilih adalah Bahasa Inggris dan Matematika, dua bidang yang menjadi ciri khas dan kebanggaan SD Negeri 66 Ambon, yang diyakini dapat membangun kecakapan berpikir kritis dan percaya diri siswa.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah telah mempersiapkan sertifikat penghargaan bagi para pemenang, sekaligus sebagai bukti nyata pengakuan atas usaha dan kerja keras mereka.
Menemukan Bakat dan Membiasakan Kompetisi Sehat Sejak Dini
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan menyenangkan, di mana siswa tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Markus Josephus Laimera, sebagai pemimpin sekolah, ingin agar setiap anak berkesempatan menemukan bakat terpendam yang mungkin belum muncul saat belajar di kelas biasa.
Dengan model lomba yang terstruktur dan selektif, siswa terdorong untuk mempersiapkan diri lebih serius, merasakan pengalaman bersaing dengan teman sekelas maupun antar kelas, dan akhirnya menyadari kelebihan serta kekurangan mereka. Dari situ, guru juga lebih mudah mengarahkan anak sesuai minat dan potensi, menciptakan pembelajaran yang tidak hanya seragam, tetapi juga lebih personal dan tepat sasaran.
Harapan: Mencetak Generasi Berprestasi yang Santun dan Berbudi Pekerti
Melalui kegiatan perlombaan ini, harapan besar yang diusung tidak hanya sebatas meraih gelar juara, tetapi juga untuk membentuk siswa menjadi pribadi yang santun, memiliki tata krama, dan mampu menghargai teman maupun lawan.
Markus Josephus Laimera memandang pentingnya keseimbangan antara kecerdasan akademik dengan budi pekerti, karena anak yang pintar sekalipun akan lebih berharga jika ia tumbuh menjadi sosok yang sopan, peduli, dan rendah hati.
Selain itu, dengan adanya suasana kompetisi sehat antar kelas dan antar siswa, diharapkan anak-anak menjadi lebih termotivasi untuk belajar, membangun semangat kebersamaan, serta memupuk rasa percaya diri yang akan menjadi bekal penting dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Membudayakan Perlombaan Sebagai Bagian dari Sistem Pembelajaran
Sebagai tindak lanjut, Kepala Sekolah bersama guru telah berencana agar kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda musiman menjelang Hari Kemerdekaan, tetapi menjadi program pembinaan rutin yang terintegrasi dalam kalender pendidikan sekolah. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar demi ujian atau perlombaan saja, tetapi belajar menjadi kebiasaan yang menyenangkan dan konsisten sepanjang tahun.
Selain itu, hasil dari perlombaan ini juga akan digunakan sebagai data penting bagi sekolah untuk mengidentifikasi bakat dan potensi anak sejak dini, sehingga dapat dirancang bimbingan khusus yang lebih sesuai. Harapannya, SD Negeri 66 Ambon semakin dikenal bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai sekolah yang membina generasi berprestasi, percaya diri, dan memiliki karakter yang kuat.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















