PatroliNews.id, AMBON — Bank Maluku Maluku Utara (BMM) mencatatkan prestasi gemilang pada Triwulan III Tahun 2025, menutup September dengan total aset mencapai Rp10,031 triliun, atau tumbuh 14,57% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,755 triliun.
Pertumbuhan ini menegaskan bahwa, di tengah dinamika ekonomi dan berbagai isu yang beredar, bank daerah tetap mampu berdiri kokoh, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, serta membuktikan kapasitasnya dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.
Tidak hanya aset, penyaluran kredit BMM juga meningkat 6,75% YOY menjadi Rp5,748 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga melonjak 12,09% menjadi Rp7,341 triliun, menegaskan bahwa dana publik dikelola dengan baik dan kembali ke masyarakat serta sektor produktif. Laba bersih pun naik signifikan 22,68% menjadi Rp151 miliar, melampaui pertumbuhan rata-rata perbankan nasional.
Menurut pejabat internal BMM, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif dan tata kelola yang disiplin. Bank Maluku Malut kini berstatus “Sehat” dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan pengawasan berlapis dari OJK, Bank Indonesia, BPK, BPKP, PPATK, KAP, dan Lembaga Penjamin Simpanan, memastikan seluruh operasional tercatat, diaudit, dan transparan.
Kinerja ini menjadi bukti nyata bahwa, bank daerah dapat tumbuh, dipercaya, dan berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi Maluku dan Maluku Utara.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















