PatroliNews.id, Maluku – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku mendorong sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2026. Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, usai rapat bersama mitra kerja di Gedung DPRD Maluku, Kamis (20/11/2025).
Alhidayat menekankan kinerja Bank Maluku-Malut sebagai fokus utama, dengan target peningkatan setoran dividen sebesar 20 persen dari realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp51 miliar. Selain itu, BUMD Pancakarya dan Maluku Energi Abadi (MEA) diharapkan segera menyelesaikan kewajiban finansial tanpa bergantung pada hibah pemerintah daerah. DPRD juga menetapkan target baru bagi pengelola Dok Wayame, meningkat dari Rp500 miliar pada 2025 menjadi Rp750 miliar pada 2026. Komisi III mendorong digitalisasi pemungutan retribusi, terutama sektor parkir dan layanan lain, agar transparansi dan efektivitas pendapatan daerah meningkat.















