PatroliNews.id, Ambon – Keterbatasan lahan di Kota Ambon menjadi persoalan serius yang mempengaruhi berbagai program pembangunan, termasuk penyediaan fasilitas publik seperti tempat pemakaman. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Provinsi Maluku di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Rabu, 1 April 2026. Ia menegaskan bahwa, kondisi geografis kota yang terbatas membuat sejumlah program penting harus tertunda dan membutuhkan solusi lintas sektor.
Menurut Bodewin, Pemerintah Kota Ambon terus berupaya mencari jalan keluar melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dukungan dari Majelis Ulama Indonesia Provinsi Maluku dalam penyediaan lahan pemakaman. Ia juga menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi untuk mengatasi persoalan ini secara menyeluruh.
“Masalah lahan ini tidak bisa diselesaikan sendiri, perlu kerja sama semua pihak agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” ujarnya.
Pemerintah kota pun telah memberikan keringanan administrasi sebagai bentuk dukungan, sementara mekanisme penyelesaian pembiayaan akan segera dirumuskan bersama.
PatroliNews.id – Berita terkini, Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















