Antrian Mengular di SPBU, Pemkot gelar Pertemuan dengan Pertamina dan Pengusaha

- Jurnalis

Rabu, 22 Februari 2023 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.Id, Ambon – Fenomena menggularnya antrian kendaraan roda 4 (empat) dalam pengisian BBM jenis pertalite di SPBU yang ada di Kota Ambon, menjadi keresahan para sopir yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Angkot Kota Ambon (Aska) kepada Pemerintah Kota Ambon

Menyikapi hal itu, selaku regulator kegiatan perekonomian, Pemkot Ambon dalam hal ini Pejabat Walikm Kota  Ambon, Drs.Bodewin.M.Wattimena., M.Si, difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon menggelar pertemuan dengan PT. Pertamina, para Pengusaha SPBU, dan ASKA, Rabu 22/02/2023.

” Ada keresahan dari teman-teman sopir soal alokasi BBM subsidi jenis pertalite, yang secara kasat mata kalau Kita jalan dalam Kota ini, terjadi antrian yang panjang hanya untuk mengisi bahan bakar, ” kata Wali Kota.

Dikatakannya, salah satu penyebab antrian adalah waktu operasi SPBU yang dibatasi sampai pukul 22.00 WIT sejak pemberlakuan PPKM, juga persyaratan pembelian BBM subsidi jenis pertalite melalui QR Code yang banyak menemui kendala teknis di lapangan.

” Kenyataan yang di lapangan, ada juga mobil nakal yang memodifikasi tangki sehingga bisa mengisi melewati jatah pengisian sebanyak 60 liter per mobil/hari, ini artinya sudah mengambil jatah orang lain,”  ungkapnya.

Baca Juga :  HUT Ombudsman RI Perwakilan Maluku ke-23, Bersinergi dengan Media Wujudkan Layanan Publik yang Berkualitas

lebih lanjut, menurut Wattimena beberapa alternatif untuk menjawab keluhan ASKA terkait antrian, adalah yang pertama, dengan memperpanjang waktu operasional SPBU, kedua dengan membuka jalur pengisian BBM khusus angkot, serta ketiga terkait supply BBM subsidi jenis pertalite di SPBU.

” BBM subsidi alokasinya jelas di Kota Ambon, baik yang terdistribusi di SPBU maupun tempat lainnya, akan tetapi minimal kalau kita tahu kalau kebutuhan cukup untuk sehari-hari atau sebulan dan kita laksanakan tanggung jawab dengan baik maka tidak ada tidak akan ada kendala, tutur Wattimena.

Sales Branch Manager Pertamina Maluku, Wahyu Purwatmo, yang hadir secara virtual dalam pertemuan dimaksud menjelaskan, untuk kota penyaluran BBM, subsidi diatur dengan SK BPH Migas kepada lembaga penyalur di tiap daerah, yang mana kuota tersebut harus dicukupkan selama 1 tahun.

Sementara terkait antrian, Wahyu mengatakan salah satu penyebabnya adalah jumlah SPBU yang terbatas di Kota Ambon dengan layout yang tidak cukup menampung antrian kendaraan roda 4.

” Jika terjadi antrian dilakukan percepatan pelayanan, dengan membuka semua jalur dan juga pembatasan hanya 30 liter/per kendaraan roda empat sedangkan terkait operasional SPBU itu merupakan kebijakan masing-masing SPBU, jelas Wahyu.

Baca Juga :  Kemenhan RI Sosialisasi PKBN : Bangun Semangat Bela Negara dan Cinta Tanah Air di Ambon

Ditambahkannya, kebijakan pembelian BBM subsidi jenis pertalite, Dirinya dan masyarakat pengguna pertalite diharapkan dapat mendaftarkan secara mandiri lewat website; subsiditepat.mypertamina.co.id.,selain itu disediakan posko registrasi di SPBU bagi masyarakat yang memiliki kendala dalam registrasi mandiri.

” Antusiasme pengguna pertalite cukup baik, setrika 40% sudah terdaftar sehingga kami terus mengimbau dan mohon dukungan Wali Kota dan jajaran agar nantinya semua pengguna dapat terdaftar agar dapat memudahkan pembelian BBM subsidi jenis pertalite, katanya.

Sementara itu, salah satu pengguna SPBU yang hadir menyatakan perpanjangan jam operasional SPBU, tidak berdampak secara signifikan, sebab antrian kendaraan hanya terjadi pada jam-jam tertentu, khususnya pada sore hari di saat angkutan hendak pulang, imbuhnya.

” Perpanjangan jam operasional SPBU, sudah coba dilakukan bahkan hingga 24 jam, namun antrian kendaraan tetap terjadi khususnya pada sore hari, apalagi jika sistem pembelian QR Code terjadi kendala misalnya jaringan error, hal itu yang menyebabkan antrian kendaraan, tutup Wahyu Purwatmo selaku Branch Manager Pertamina Maluku.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru