Patrolinews.id, AMBON – Kepala SMP Negeri 3 Ambon, Deasy Halauwet, S.Pd., Gr, menegaskan komitmennya membangun lingkungan sekolah yang ramah, nyaman, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan kepada media di Ambon, Senin (20/7/2026).
Deasy menjelaskan, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini tidak lagi mengedepankan pola perpeloncoan seperti yang pernah terjadi pada masa lalu. Menurutnya, kegiatan MPLS kini difokuskan pada pembentukan karakter serta menciptakan suasana yang nyaman bagi peserta didik baru.
“Yang kami tekankan adalah sekolah yang ramah anak. Kami ingin peserta didik merasa nyaman sehingga tidak ada tekanan mental. Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi mereka,” ujarnya.
Selama MPLS, para siswa dibekali berbagai materi, mulai dari pembiasaan positif melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kegiatan pagi ceria, literasi, numerasi, hingga pembinaan karakter agar tumbuh menjadi siswa yang mandiri, berprestasi, dan berakhlak baik.
Tahun ajaran baru ini, SMP Negeri 3 Ambon menerima 114 peserta didik baru, namun baru 110 siswa yang mengikuti MPLS karena empat siswa lainnya masih dalam perjalanan dari luar daerah. Mereka nantinya akan memperoleh materi susulan setelah tiba di sekolah.
Selain fokus pada peserta didik, Deasy juga menargetkan pembenahan tata kelola sekolah. Ia menekankan pentingnya administrasi yang lebih tertata, kepemimpinan yang transparan, serta komunikasi yang baik antara seluruh warga sekolah.
Salah satu program yang ingin dihidupkan kembali adalah kegiatan drum band, yang sebelumnya sempat vakum. Menurutnya, program tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar sehingga partisipasi orang tua sangat diharapkan.
Di bidang kedisiplinan, SMP Negeri 3 Ambon tetap mempertahankan jam masuk sekolah pukul 08.00 WIT dengan mempertimbangkan kondisi sebagian guru yang berdomisili cukup jauh. Namun, jam pulang akan disesuaikan dengan ketentuan waktu pembelajaran agar proses belajar mengajar berlangsung lebih optimal.
Ke depan, Deasy berharap kualitas sekolah terus meningkat, baik dari sisi prestasi siswa maupun profesionalisme tenaga pendidik.
“Saya berharap SMP Negeri 3 Ambon bisa menjadi lebih baik dari sekarang. Jika peserta didik berkembang, berarti kami berhasil. Begitu juga guru-guru harus terus meningkatkan kemampuan mengajar sekaligus kedisiplinannya agar pelayanan pendidikan semakin berkualitas,” katanya.
Di bidang pengembangan minat dan bakat, sekolah juga berencana mengaktifkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Selain drum band, SMP Negeri 3 Ambon akan memperkuat pembinaan akademik melalui klub Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris sebagai persiapan menghadapi berbagai kompetisi. Di samping itu, kegiatan seni ukulele, olahraga, serta Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib akan terus dikembangkan.
Dengan berbagai program tersebut, Deasy berharap SMP Negeri 3 Ambon mampu menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang berkarakter, disiplin, kreatif, dan siap bersaing di berbagai bidang.
PatroliNews.id – Berita , Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran







