PatroliNews.id, Ambon – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 4 Ambon berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Selama lima hari pelaksanaan, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai harapan dengan mengusung tema “Sekolah Ramah”, yang menitikberatkan pada terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta menyenangkan bagi peserta didik baru.
Kepala SD Negeri 4 Ambon, M.J. Wenno, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, panitia, tenaga kependidikan, serta para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh sehingga pelaksanaan MPLS dapat berlangsung dengan lancar. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama semua pihak dalam menyambut generasi baru yang akan menempuh perjalanan pendidikan di SD Negeri 4 Ambon.
“Tahun ajaran 2026/2027 ini kami menerima sebanyak 28 peserta didik baru. Seluruh rangkaian MPLS berjalan dengan sangat baik tanpa hambatan berarti. Kami bersyukur karena anak-anak mengikuti setiap kegiatan dengan penuh antusias, semangat, dan keceriaan. Hal ini menunjukkan bahwa, proses adaptasi mereka terhadap lingkungan sekolah berlangsung secara positif,” ujar Wenno.
Ia menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan MPLS, SD Negeri 4 Ambon turut mendukung program Pemerintah Kota Ambon melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah. Menurutnya, seluruh peserta didik baru diantar langsung oleh ayah mereka ke sekolah, sebuah pemandangan yang memberikan makna mendalam mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak sejak hari pertama memasuki dunia sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para orang tua, khususnya para ayah. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan terhadap tumbuh kembang anak. Meskipun sosialisasi kepada orang tua dilakukan secara sederhana melalui pertemuan virtual, respons yang diberikan sangat luar biasa sehingga seluruh keluarga dapat berpartisipasi dengan baik dalam menyukseskan program tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Wenno juga mengatakan, konsep Sekolah Ramah tidak hanya diwujudkan melalui penyambutan peserta didik baru, tetapi juga melalui berbagai aktivitas edukatif yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri, keberanian, kedisiplinan, serta kemampuan bersosialisasi anak sejak hari pertama berada di lingkungan sekolah.
“Selama MPLS, kami tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun suasana yang membuat anak merasa diterima, dihargai, dan dicintai. Guru-guru menghadirkan berbagai permainan edukatif, kegiatan pengenalan kelas, pembentukan karakter, hingga pembiasaan hidup disiplin yang dikemas secara menyenangkan sesuai usia anak,” jelasnya.
Menurutnya, terdapat perubahan positif yang terlihat pada karakter peserta didik baru tahun ini. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, anak-anak dinilai lebih cepat beradaptasi dan menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih baik.
“Kami melihat anak-anak tahun ini memiliki keberanian dan rasa percaya diri yang cukup tinggi. Meski orang tua berada di luar lingkungan kelas, mereka tetap fokus mengikuti seluruh aktivitas bersama guru. Anak-anak menikmati setiap kegiatan sehingga perhatian mereka lebih tertuju pada proses belajar dan bermain daripada bergantung kepada pendampingan orang tua. Ini menjadi indikator yang baik bahwa mereka siap memasuki dunia pendidikan dasar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan setiap hari mulai pukul 12.30 WIT hingga 15.00 WIT dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik secara bergiliran sesuai jadwal yang telah disusun panitia. Seluruh materi yang diberikan berorientasi pada pembentukan karakter, pengenalan budaya sekolah, penguatan nilai-nilai disiplin, serta penanaman sikap saling menghargai antarsesama.
Di akhir pelaksanaan MPLS, Kepala SD Negeri 4 Ambon berharap, pengalaman yang diperoleh peserta didik baru selama sepekan menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
“Kami percaya bahwa, hari-hari pertama anak di sekolah akan menjadi kenangan yang mereka ingat sepanjang hidupnya. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang agar setiap anak merasa sekolah adalah rumah kedua yang menyenangkan. Semoga seluruh peserta didik baru dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik sekolah di masa mendatang,” tutup Wenno.
PatroliNews.id – Berita , Fakta, Nyata dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran






