Kontroversi Penilaian Lomba Mewarnai di Mall ACC Kota Ambon Mengundang Protes dari Seniman dan Orangtua

- Jurnalis

Senin, 7 Agustus 2023 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.Id, Ambon – Seniman dan Ketua Persatuan Seni Rupa Kota Ambon, Rudy untailawan, mengeluarkan pernyataan pada Senin, 7 Agustus 2023, mengenai penjurian kontroversial dalam Lomba Mewarnai di Mall Ambon Citty Center (ACC) Kota Ambon. Lomba tersebut diselenggarakan pada 5-6 Agustus 2023. Rudy menerima komentar serta keluhan dari peserta, termasuk ibu-ibu peserta, yang menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap proses penilaian. Sebagai seniman rupa dan pelukis pemahat pengrafis di Provinsi Maluku, Rudy merasa prihatin dengan kurangnya obyektivitas dan penyimpangan dari koridor seni rupa yang seharusnya terjadi, ujarnya kepada awak media saat di wawancarai di Taman budaya,karpan Ambon.

Dalam pernyataannya, Rudy menyoroti bahwa, penilaian pada lomba ini, terutama pada kategori kelas 1 dan kelas 2, terlihat tidak obyektif dan menyimpang dari prinsip-prinsip lomba mewarnai yang seharusnya menghargai kesenirupaan. Dia mencatat bahwa, peserta yang seharusnya berhak meraih gelar juara tidak mendapatkannya, sementara peserta yang tidak semestinya meraih juara, justru berhasil. Dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1700 orang, pertanyaan pun muncul mengapa tidak memilih beberapa yang terbaik untuk menjadi juara, demi menghindari mempermalukan seni rupa di Kota Ambon, Maluku.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Dorong Hilirisasi dan SDM Unggul dalam Wisuda Angkatan I Universitas Muhammadiyah Maluku di Ambon

” Sebagai pengamat seni, Saya merasa heran dengan penilaian yang dilakukan dan berencana untuk melaporkan hal ini ke pihak-pihak terkait guna mendapatkan koreksi yang lebih akurat. Lomba ini seharusnya perlu melibatkan para seniman yang memiliki dedikasi dan kualitas dalam seni rupa sebagai juri, bukan panitia yang tidak memiliki latar belakang seni. Ada banyak seniman senirupa ada di Kota Ambon yang layak menjadi juri, termasuk 13 Pelukis Senior maupun Junior yang juga turut mengecam proses penilaian ini,” ungkap Rudy.

Ia menyampaikan, tidak hanya seniman, para orangtua peserta juga memberikan tanggapan yang seiringan. Dengan puluhan orangtua yang melaporkan masalah serupa, mereka mengancam akan melakukan unjuk rasa jika tidak ada respons dari panitia terkait. Mereka berharap, agar solusi ditemukan, mungkin dengan mengadakan penilaian ulang atau pertandingan kembali, dan menghadirkan pelukis-pelukis berpengalaman sebagai juri dan kuratornya.

Baca Juga :  Pentingnya Data Statistik Sektoral untuk Pembangunan Daerah Ditekankan oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo Ambon

Rudy juga menyatakan niatnya untuk melaporkan situasi ini kepada Pak Pejabat Walikota Drs.Bodewin M.Wattimena.M.Si., terutama karena wajah beliau digunakan dalam acara mewarnai tersebut. Informasi yang didapat menunjukkan bahwa, Pak Pejabat Walikota juga menyumbangkan piala untuk kegiatan tersebut.

” Saya yakin bahwa Pejabat tersebut akan merasa menyesal atas situasi ketidakjujuran dalam penjurian ini dan akan memberikan tanggapan serius. Dengan biaya pendaftaran yang tinggi dan jumlah peserta yang besar, Saya menekankan urgensi menindaklanjuti ketidakpuasan para peserta, terutama para orangtua, untuk menjaga kualitas pelukis muda di masa depan dan memastikan penggunaan juri yang kompeten dalam setiap lomba mewarnai, menggambar, dan melukis di Kota Ambon Provinsi Maluku, ” tutup Rudy.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru