Pusat Konservasi Satwa Maluku Susun SOP Penyelamatan dan Pelepasliaran Aves

- Jurnalis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Maluku — Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku (PKS-KM) memulai upaya penting dalam konservasi satwa liar dengan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk penyelamatan dan pelepasliaran aves. Kegiatan yang diadakan di Aula Hotel Amaris, Ambon, pada 21 Agustus 2024 ini, resmi dibuka oleh Kepala Balai KSDA Maluku, Danny H. Pattipeilohy, S.Pi., M.Si.

Dalam sambutannya, Pattipeilohy menegaskan bahwa, Kepulauan Maluku merupakan bagian dari paparan Wallace yang kaya akan keanekaragaman hayati, terutama spesies endemik. Dia menyoroti keberadaan burung paruh bengkok, di mana 12 dari 32 jenis yang ditemukan di Maluku merupakan spesies endemik. Namun, kekayaan ini terancam oleh eksploitasi berlebihan dan perdagangan ilegal satwa liar.

Baca Juga :  Polresta Ambon Janji Tuntaskan Kasus Penganiayaan di Tial yang Tewaskan Warga Tulehu

Pattipeilohy mengungkapkan bahwa, selama periode 2019-2023, Balai KSDA Maluku telah mengamankan 2.928 individu satwa liar, dengan burung paruh bengkok sebagai spesies yang paling dominan.

“Satwa-satwa yang kami amankan membutuhkan penanganan lebih lanjut sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Proses perawatan yang mencakup karantina dan rehabilitasi ini memerlukan sarana dan prasarana yang memadai,” jelas Kepala BKSDA Maluku.

Kegiatan penyusunan SOP ini diharapkan dapat menghasilkan pedoman yang jelas dan standar dalam penyelamatan dan pelepasliaran aves, sehingga upaya konservasi di wilayah Maluku dapat lebih efektif.

Baca Juga :  Wawali Kota Tual, Amir Rumra: "Kolaborasi dan Inovasi, Kunci Kemajuan Maluku"

Pattipeilohy menutup sambutannya, dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya WCS IP Program Wildlife Trade and Policy, serta mengingatkan pentingnya fokus selama kegiatan ini untuk memperkuat kerja konservasi di lapangan.

“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan Penyusunan SOP Penyelamatan dan Pelepasliaran Satwa Liar Khusus Aves ini resmi dibuka,” ujar Pattipeilohy.

Turut hadir dalam acara ini adalah, perwakilan dari WCS IP Program Wildlife Trade and Policy (WTP WCS IP) serta para pejabat struktural lingkup Balai KSDA Maluku.

Berita Terkait

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut
Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern
Pemkot Ambon Siapkan Talud Rp300 Juta Tangani Longsor BTN Lateri Dua
Gubernur Maluku Serahkan Rumah Program MBBR kepada Warga Tuhaha
Bank Maluku Malut Harus Menjadi Pilihan Utama Masyarakat Maluku dan Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:41 WIB

Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:19 WIB

Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:27 WIB

Bank Maluku Malut dan Pemprov Maluku Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Syahrisal Imbar Tegaskan Komitmen Transformasi Modern

Berita Terbaru

Berita

Soekarno Cup Buka Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:21 WIB