Aksi Bentrok di Maluku Tenggara Pecah, 16 Orang Terluka, 2 Meninggal Dunia

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatrolINews.id, Maluku – Ketegangan memuncak di Kabupaten Maluku Tenggara pada Minggu (16/3/2025) dini hari, saat dua kelompok pemuda terlibat bentrokan hebat. Insiden ini mengakibatkan 16 orang mengalami luka-luka, termasuk 9 anggota Polres Maluku Tenggara. Tragisnya, 2 warga dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Peristiwa berdarah ini dipicu oleh saling serang menggunakan senjata tajam, seperti parang, panah, dan senapan angin, antara kelompok pemuda dari Lorong Karang Tagepe dan Lorong Perumda. Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H., menjelaskan bahwa situasi semakin tak terkendali ketika petugas yang berusaha melerai turut menjadi sasaran serangan.

Baca Juga :  Aksi Begal Resahkan Warga Ambon, Pria Alami Penganiayaan di Jembatan Merah Putih

Bentrokan terjadi di Taman Landmark, Kecamatan Kei Kecil, sekitar pukul 01.10 WIT, ketika kelompok pemuda dari Perumda mencoba menyerang pemuda Karang Tagepe dengan busur panah. Meski sempat dibubarkan oleh aparat, mereka kemudian berkumpul di depan kantor DPRD Maluku Tenggara dan kembali menyerang.

Kondisi semakin parah ketika pukul 02.10 WIT, seorang anggota Reskrim yang mencoba melerai ditebas parang di bagian kepala. Saat hendak menangkap pelaku, petugas justru diserang kembali dengan panah dan senapan angin, menyebabkan lebih banyak korban luka di pihak kepolisian.

Baca Juga :  Raja Batumerah Ali Hatala Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Kebijakan Pemerintah dan Kehadiran Koperasi Merah Putih

Saat ini, situasi telah dikendalikan oleh aparat keamanan. Polda Maluku menegaskan bahwa penyelidikan tengah berlangsung, dan identitas pelaku penyerangan terhadap anggota sudah dikantongi. Kombes Areis mengimbau keluarga pelaku untuk menyerahkan diri guna menghindari konsekuensi hukum yang lebih berat.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri. Semua pihak yang terlibat dalam bentrokan ini akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru