PatroliNews.id, Maluku – Ketegangan di Kabupaten Maluku Tenggara kembali memanas setelah insiden tragis yang menewaskan dua warga. Anggota DPRD Maluku Dapil VI, Yunus Serang, dengan tegas menyampaikan belasungkawa dan mengkritik lambannya respons aparat serta pemerintah daerah dalam menangani konflik yang berulang. Ia menekankan bahwa tragedi ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan bukti lemahnya sistem pencegahan dan penanganan konflik di wilayah tersebut.
Serang mendesak agar aparat segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum. Ia memperingatkan bahwa penyelesaian hanya melalui mediasi tanpa tindakan hukum dapat memperburuk situasi dan memicu konflik lanjutan.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena ketidakadilan. Jika hukum tidak ditegakkan, ini bisa berujung pada dendam berkepanjangan,” tegasnya.
Di tengah suasana duka, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketenangan dan mengedepankan nilai-nilai budaya lokal Kei. Serang menegaskan bahwa keharmonisan harus dijaga, terutama dalam momen suci Ramadhan. Namun, ia juga menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikorbankan.
“Ain Ni Ain harus tetap menjadi pedoman, tapi hukum tetap harus ditegakkan agar keadilan tercapai,” pungkasnya.















