Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Ambon yang terdiri dari Rosalina J. Asthenu, Poserattu V. Alvonso, Vera P. Kay, Eline O. Hutubessy, Leonora Ferdinandus, Sherly Rutumalessy, dan Victor R. Pattipeilohy telah memberikan kontribusi nyata melalui Workshop Manajemen Perkantoran dan Pemasaran yang digelar pada 13–14 Juni 2025 di Negeri Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
Kemajuan teknologi kini membuka peluang luas bagi desa-desa di Maluku untuk menampilkan kekayaan alam, budaya, dan produk unggulannya kepada dunia. Negeri Haruku, dengan panorama alam, tradisi budaya, kerajinan tangan, serta kuliner khasnya, menyimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap optimal. Inisiatif menghadirkan workshop ini menjadi langkah strategis untuk membekali masyarakat dengan keterampilan mengelola potensi lokal dan memasarkan melalui media sosial.
Pemasaran digital menjadi terobosan efektif, murah, dan memiliki jangkauan promosi yang luas. Foto keindahan alam, video upacara adat, atau kisah pembuatan kerajinan dari rempah dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan dan pembeli daring. Namun, strategi ini menuntut lebih dari sekadar unggahan visual, identitas merek yang kuat, konsistensi publikasi, dan kolaborasi dengan pihak eksternal seperti influencer dan komunitas wisata menjadi kunci keberhasilan. Tantangan seperti keterbatasan SDM digital dan infrastruktur internet dapat diatasi melalui pelatihan berkelanjutan, penggunaan platform ringan seperti WhatsApp atau Facebook, serta pembentukan tim kreatif dari warga desa.
Apabila strategi ini dijalankan dengan serius, dampak positifnya akan nyata: jumlah kunjungan wisata meningkat, pasar produk lokal meluas, dan lapangan kerja baru tercipta.
Negeri Haruku memiliki semua modal untuk menjadi destinasi unggulan, yang dibutuhkan hanya sentuhan digital, kreativitas, dan sinergi masyarakatnya. Di era ini, jarak geografis bukan lagi penghalang; yang menentukan adalah kemampuan desa untuk menghubungkan potensinya dengan dunia melalui teknologi.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.







