Pemerintah Negeri Hative Besar dan Saniri Gelar Audiens Terbuka Bersama Masyarakat. Bahas Transparansi Penetapan Mata rumah Parentah dan Program yang Belum Terealisasi

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Ambon – Kamis (12/6/2025) pukul 12.40 WIT, di Kantor Negeri Hative Besar, Pemerintah Negeri Hative Besar bersama Badan Saniri Negeri serta perwakilan dari masing-masing Mata rumah Parentah menggelar audiens terbuka dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang resmi bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta tuntutan terkait transparansi dan pelaksanaan program-program negeri, termasuk polemik penetapan Mata rumah Parentah Negeri Hative Besar.

Audiens tersebut dihadiri langsung oleh Pejabat Negeri Hative Besar, Ketua Saniri Richard Syatauw, Sekretaris dan anggota Badan Saniri Negeri, Kasie Pemerintahan Negeri Hative Besar, serta sejumlah tokoh masyarakat yakni, Helmi Laisatamu dan Demmy P. De Fretes, serta Bertindak sebagai Koordinator Lapangan dalam aksi penyampaian pendapat adalah Sdr. Agustinus Lodrigus.

Dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat menyampaikan beberapa poin penting, salah satunya menuntut adanya keterbukaan dari Pemerintah Negeri dan Saniri Negeri dalam pembahasan polemik penetapan Mata rumah Parentah. Warga menyuarakan kekhawatiran bahwa, proses penetapan tidak dilakukan secara transparan serta mempertanyakan sejumlah program yang belum dijalankan meskipun menurut mereka dana sudah dicairkan.

Baca Juga :  Dr Tatang Sulaiman: Kesuksesan Prajurit TNI Bergantung pada Kemampuan Komunikasi

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Saniri Negeri, Richard Syatauw, menegaskan bahwa, semua tahapan dalam proses penetapan Mata rumah Parentah telah dilalui secara prosedural. Ia menjelaskan bahwa, pihak Saniri telah memfasilitasi semua Mata rumah Parentah untuk memasukkan referensi masing-masing, serta telah melakukan peninjauan langsung ke situs-situs sejarah yang berkaitan. Hasil akhirnya, kata Syatauw, telah ditetapkan oleh Saniri dan disepakati oleh semua Soa yang ada di Negeri Hative Besar, dan bahkan telah diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.

Terkait dengan surat dari pihak keluarga De Fretes, Saniri menyampaikan bahwa, pihaknya tidak merespons karena menilai keluarga tersebut bukan merupakan anak negeri Hative Besar, melainkan anak negeri Kilang, sehingga dianggap tidak memiliki kewenangan atau keterkaitan langsung dalam urusan Mataruma Negeri Hative Besar.

Baca Juga :  HUT ke-39 Laki-Laki GPM Passo: Iman yang Kokoh, Persekutuan yang Hidup, dan Teladan Bagi Jemaat

Saniri juga menyampaikan bahwa, terkait program-program yang belum dijalankan, pihaknya akan melaksanakan seluruh kegiatan sesuai aturan yang berlaku, dan memastikan bahwa, sebelum kegiatan dijalankan, akan ada pengumuman resmi kepada masyarakat untuk menjamin transparansi dan partisipasi publik.

Dalam suasana audiens yang cukup hangat dan dinamis, pihak kepolisian yang diwakili oleh Handry Kuhuparu memberikan imbauan kepada semua peserta, agar menjaga ketertiban dan menghindari tindakan emosional yang dapat memicu konflik baru. Ia mengingatkan bahwa, penyampaian pendapat adalah hak setiap warga, namun harus dilakukan secara tertib dan sesuai hukum, agar tidak menciptakan permasalahan baru yang melanggar aturan.

Audiens ini merupakan langkah penting dalam menciptakan dialog terbuka antara pemerintah negeri dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Negeri Hative Besar yang lebih transparan, inklusif, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Pangdam XV/Pattimura dan Kajati Maluku Perkuat Sinergi Kawal Blok Masela dan Stabilitas Daerah
Marceau Haurissa Resmi Pimpin Polnam, Membawa Harapan Baru Pendidikan Vokasi Maluku
Pendataan Tanaman di Lermatang Berjalan Lancar, Warga Dukung PSN Blok Masela
Akselerasi Positif di Tanimbar, Sinergi TNI-Polri dan Pemprov Maluku Percepat Realisasi Blok Masela
Pendataan Lahan PSN Blok Masela Dimulai, Warga Lermatang Sambut dengan Antusias
Tim Kreatif Film Ninivala Gelar Rapat Perdana di Ambon, Angkat Legenda Maluku Lewat Film, Tari dan Musik
Panggung Ekspresi Anak Maluku di Ambon, SD Negeri 65 Luncurkan Mars Sekolah dan Kobarkan Literasi Budaya
Penelitian P3M Polnam Fokus Atasi Ancaman Gelombang Ekstrem di Pantai Akoon Nusalaut

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:15 WIB

Pangdam XV/Pattimura dan Kajati Maluku Perkuat Sinergi Kawal Blok Masela dan Stabilitas Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Marceau Haurissa Resmi Pimpin Polnam, Membawa Harapan Baru Pendidikan Vokasi Maluku

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:20 WIB

Pendataan Tanaman di Lermatang Berjalan Lancar, Warga Dukung PSN Blok Masela

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Akselerasi Positif di Tanimbar, Sinergi TNI-Polri dan Pemprov Maluku Percepat Realisasi Blok Masela

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:24 WIB

Pendataan Lahan PSN Blok Masela Dimulai, Warga Lermatang Sambut dengan Antusias

Berita Terbaru