SD Negeri 10 Ambon Gunakan Pendaftaran Offline SPmB, demi Kemudahan Orang Tua, Kepala Sekolah: “Beta Pikir Supaya Tidak Sulit”

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PatroliNews.id, Ambon – Dalam rangka pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPmB) Tahun Ajaran 2025/2026, Kepala Sekolah SD Negeri 10 Ambon, Jonathan Sopacua, S.Pd, menjelaskan bahwa, proses pendaftaran dilakukan secara offline guna mempermudah para orang tua. Hal ini disampaikannya saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Sabtu, 21 Juni 2025.

“Untuk SPmB ini Beta lakukan secara offline karena Beta pikir banyak orang tua yang belum paham sungguh tentang link-link online. Jadi Beta mau permudah supaya orang tua bisa daftar anak-anaknya, baik di SD Negeri 10 maupun sekolah-sekolah terdekat,” ungkap Sopacua.

Menurutnya, pendekatan offline merupakan langkah solutif agar tidak menyulitkan masyarakat, terutama mereka yang belum terbiasa dengan sistem digital.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Maluku Tinjau Kesiapan Pelabuhan Yos Sudarso Jelang Arus Nataru

Terkait kuota penerimaan murid baru, Jonathan menyampaikan bahwa, hingga saat ini sudah ada 31 anak yang mendaftar. Padahal, sesuai regulasi terbaru, kapasitas ideal untuk jenjang Sekolah Dasar adalah 28 siswa per ruang kelas.

“Memang sudah 31 anak yang daftar, tapi Beta belum tahu yang betul-betul masuk berapa, karena Beta belum mendata secara keseluruhan. Nanti pas libur masuk tanggal 14, baru Beta data semua supaya tahu pasti berapa yang masuk di SD Negeri 10 Ambon,” jelasnya.

SD Negeri 10 Ambon sendiri memiliki 6 ruang kelas dan didukung oleh 15 tenaga pendidik dan pegawai. Dengan komposisi tersebut, menurut Sopacua, jumlah siswa yang diterima harus seimbang dengan jumlah guru dan ruang belajar.

Baca Juga :  10 Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemkot Ambon Dilantik oleh Penjabat Wali Kota

“Beta punya rombongan belajar (rombel) itu sesuai dengan gurunya. Jadi kalau muridnya banyak, otomatis Katong butuh lagi guru tambahan dan butuh rombel tambahan. Beta atur supaya siswa, rombel, dan guru itu pas, sesuai kuota,” tutupnya.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum
Raker INKINDO Maluku Rumuskan Program Strategis untuk Empat Tahun Mendatang

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:52 WIB

Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela

Berita Terbaru