Langkah Lama yang Kini Mendekati Kenyataan
PatroliNews.id, Ambon – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D., saat ditemui di ruang kerjanya lantai 2 Fakultas Kedokteran pada kamis 24 Juli 2025, menyampaikan tanggapannya tentang rencana pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) di Unpatti. Ia menjelaskan bahwa, ide tersebut sebenarnya sudah lama menjadi kebutuhan penting, bukan hanya untuk memenuhi amanat undang-undang, tetapi juga demi menjawab realita di lapangan.
“Ya ini kan rencana yang sudah lama sebenarnya. Fakultas kedokteran lain itu sudah punya rumah sakit pendidikan, jadi sudah selayaknya sesuai amanat undang-undang kita pun harus punya rumah sakit pendidikan sendiri,” tuturnya dengan penuh keyakinan.
Kehadiran RSP ini merupakan jawaban atas tantangan keterbatasan kuota pembinaan dokter yang selama ini hanya bergantung pada rumah sakit daerah dan jejaring mitra.
Tujuan dan Harapan untuk Pendidikan dan Layanan Kesehatan Maluku
Menurut dr. Farah, tujuan besar hadirnya Rumah Sakit Pendidikan adalah menciptakan ruang pembelajaran dan pembinaan yang lebih luas, modern, dan terstandar bagi para dokter muda, termasuk calon dokter spesialis. Selama ini, keterbatasan kapasitas rumah sakit mitra kerap membuat jumlah mahasiswa yang dapat dibimbing secara klinis menjadi terbatas.
“Dengan adanya rumah sakit pendidikan ini, kita harapkan dokter-dokter muda kita bisa dibina lebih banyak dan lebih baik, sesuai dengan kapasitas rumah sakit pendidikan itu sendiri,” jelasnya.
Selain itu, kehadiran RSP diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat Maluku, menjadi pusat riset dan pengembangan kedokteran, serta mendukung program-program kesehatan strategis daerah.
Apresiasi Kepada Rektor Unpatti Sebagai Penggerak Utama
Di akhir pernyataannya, dr. Farah menyampaikan apresiasi mendalam kepada Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., atas langkah visioner yang telah membuka jalan terwujudnya RSP ini.
“Inisiasi Pak Rektor kemarin sampai ke Bappenas, dan juga difasilitasi saat Bappenas hadir di Maluku bersama Gubernur, itu adalah langkah yang sangat penting dan patut kita apresiasi,” ujarnya.
Baginya, komitmen dan kepemimpinan Rektor menjadi kunci sehingga impian lama fakultas dapat berubah menjadi rencana nyata yang direncanakan mulai dibangun tahun depan.
Dr. Farah menegaskan bahwa, sinergi ini adalah wujud nyata kepedulian dan keseriusan Unpatti untuk mencetak lebih banyak dokter yang kompeten, demi masa depan kesehatan Maluku yang lebih baik.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.







