PatroliNews.id, SBT – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas perhatian serius Pemerintah Pusat terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Hal ini diungkapkan dalam sambutannya saat menghadiri peletakan batu pertama peningkatan kelas RSUD Namlea, Kamis, 17 Juli 2025. Kehadiran Menteri Kesehatan dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen nasional untuk memperkuat akses layanan medis yang merata hingga ke daerah terpencil.
Dalam paparannya, Gubernur menekankan bahwa kondisi geografis Maluku yang terdiri dari 1.340 pulau dengan dominasi wilayah laut, masih menyisakan tantangan besar dalam menjangkau pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar rumah sakit dan dokter spesialis masih terpusat di Pulau Ambon, sementara sepuluh kabupaten/kota lainnya belum mendapatkan distribusi tenaga kesehatan secara ideal. Gubernur juga menekankan pentingnya insentif agar dokter spesialis bersedia bertugas di daerah luar Ambon.
Sebagai bagian dari program Quick Win, Gubernur mengungkapkan bahwa peningkatan kelas rumah sakit daerah akan dilanjutkan ke lima kabupaten/kota lainnya pada 2026. Ia turut mendorong digitalisasi layanan kesehatan melalui platform terpadu dan pengembangan sistem rekam medis elektronik, serta memperluas layanan telemedis dan rumah sakit bergerak untuk menjawab kebutuhan di wilayah terluar. Di akhir sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan sistem kesehatan harus diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia agar rumah sakit dapat menjalankan fungsinya secara optimal.







