Layanan Jemput Pasien Gratis Sebagai Bentuk Kepedulian
Dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis, cepat, dan tepat sasaran, RS Sumber Hidup GPM Ambon meluncurkan program inovatif berupa layanan jemput pasien gratis langsung dari rumah menuju rumah sakit. Program ini tidak hanya menjadi bagian dari promosi agar rumah sakit semakin dikenal, tetapi juga wujud kepedulian nyata kepada pasien yang memerlukan pertolongan cepat, khususnya dalam kondisi darurat.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis, 31 Juli 2025, dr. Vidya Relmasira selaku Manager Pelayanan Medis RS Sumber Hidup GPM Ambon, yang terletak di Jalan Anthony Reebok No.11, Sirimau, Ambon, menuturkan, “Program ini memang kami siapkan sebagai bagian dari promosi rumah sakit, agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan terutama ketika menghadapi kondisi darurat di rumah.”
Melalui nomor kontak resmi yang tercantum pada spanduk dan media sosial, keluarga pasien cukup menghubungi pihak rumah sakit. Selanjutnya, petugas segera berkoordinasi dengan Unit Gawat Darurat (UGD), perawat, dan dokter untuk menjemput pasien sesuai alamat.
Tujuan Mulia: Menekan Angka Kematian dan Mempermudah Respons Darurat
Dr. Vidya menjelaskan, sebelum adanya layanan jemput gratis ini, pasien sering datang ke rumah sakit menggunakan angkot atau transportasi online seperti Grab dan Maxim, bahkan terkadang harus menunggu lama untuk mendapatkan kendaraan. Kondisi ini tentu membawa risiko besar, terutama bagi pasien kritis yang membutuhkan penanganan segera.
“Lewat program jemput pasien gratis selama enam bulan ini, pasien tidak hanya dijemput, tetapi juga langsung mendapat tindakan medis awal sejak di rumah hingga perjalanan ke rumah sakit,” tambahnya dengan yakin.
Dengan begitu, risiko kondisi pasien memburuk bahkan meninggal di perjalanan dapat ditekan semaksimal mungkin.
Solusi Bijak: Alihkan Dana Transportasi untuk Penjemputan oleh Rumah Sakit
Selama ini, keluarga pasien sering harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menggunakan transportasi online. Melalui inovasi ini, pihak rumah sakit mengajak masyarakat untuk memilih solusi yang lebih aman dan tepat: daripada membayar Grab, Maxim, atau aplikasi perjalanan online, lebih baik transportasi dialihkan untuk mendukung penjemputan pasien langsung oleh rumah sakit yang sudah dilengkapi tenaga medis.
Dengan begitu, pasien tak hanya tiba di rumah sakit lebih cepat, tetapi juga mendapat pendampingan medis sejak dijemput, sehingga keselamatan lebih terjamin.
Optimalisasi Layanan: Sosialisasi dan Koordinasi Cepat
Agar program ini berjalan optimal, rumah sakit aktif menyosialisasikan layanan melalui media sosial, spanduk di titik strategis, serta membagikan informasi nomor kontak darurat kepada masyarakat. Koordinasi rutin juga dilakukan bersama tim UGD, perawat, dan dokter untuk memastikan setiap panggilan dapat direspons cepat dan tepat.
“Meskipun baru berjalan, kami terus berupaya memastikan petugas dan armada ambulans selalu siap, sehingga pelayanan ini dapat memenuhi harapan pasien dan keluarga,” jelas dr. Vidya menutup penjelasannya.
Langkah Nyata Rumah Sakit GPM Menjangkau Rumah Pasien
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RS Sumber Hidup GPM, dr. Thrifindana Abednego, menegaskan bahwa, program ini hadir bukan hanya sebagai komitmen internal, tetapi juga merupakan tindak lanjut dari masukan MPH Sinode GPM agar pelayanan rumah sakit menjangkau lebih luas.

“Harapannya dengan adanya ambulans gratis ini, warga Maluku khususnya Kota Ambon bisa memanfaatkannya dengan maksimal. Ini sudah menjadi komitmen kami, supaya pelayanan bisa langsung menjangkau rumah-rumah pasien, bukan hanya di rumah sakit saja,” ujarnya penuh harap.
Ia juga berharap, ke depan Rumah Sakit GPM semakin dikenal oleh masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon, dan menjadi berkat bagi banyak orang sesuai dengan moto rumah sakit: “Mari Katong Tolong Bikin Bae.”
Wilayah Layanan yang Sudah Dijangkau dan Respons Masyarakat
Menariknya, layanan jemput pasien gratis ini tak hanya melayani wilayah Kota Ambon dan sekitarnya. Rumah sakit tercatat sudah melayani penjemputan pasien dari Damer, Saumlaki, Tual, Masohi, Buru Selatan, Waipirit, hingga pulau-pulau Lease seperti Haruku, Saparua, dan Nusalaut.
Dukungan masyarakat pun mengalir, karena menurut mereka, program ini sangat membantu dan meringankan biaya perjalanan, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota.
Penegasan dan Nomor Kontak Pelayanan
Meigy Matital, Manager Penunjang RS Sumber Hidup GPM Ambon, menambahkan bahwa, rumah sakit telah memasang nomor kontak di dua unit ambulans gratis yang beroperasi, agar masyarakat mudah menghubungi ketika butuh layanan penjemputan.

“Jadi nanti kalau dihubungi, kami langsung koordinasi dengan sopir dan ada petugas kesehatan yang ikut menjemput, bukan hanya di klasis Kota Ambon saja, tetapi juga di beberapa kampung di Pulau Seram, Saparua, dan lain-lain,” jelasnya.
Nomor kontak pelayanan mobil ambulans gratis RS Sumber Hidup GPM Ambon juga sudah disebarluaskan melalui spanduk, media sosial, dan jemaat gereja.
Penutup: Bukan Sekadar Slogan, Tapi Pelayanan Nyata
Dengan inovasi jemput pasien gratis, RS Sumber Hidup GPM Ambon membuktikan bahwa, kepedulian adalah tindakan nyata, bukan hanya slogan. Rumah sakit hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan rasa aman dan harapan di saat-saat paling genting.
Semoga inisiatif ini mempererat tali kasih dan budaya saling tolong-menolong di Kota Ambon, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengutamakan kemanusiaan di setiap pelayanan.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















