PatroliNews.id, Ambon – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.Si., pada Senin, 21 Juli 2025, memberikan klarifikasi resmi kepada awak media di Ambon. Klarifikasi ini disampaikan terkait pemberitaan di salah satu media online, yang menyoroti keberangkatan Erfrita Trifena Lamerkanel, finalis Miss Youth Indonesia 2025 perwakilan Maluku, ke Jakarta menggunakan pesawat Hercules C-130 tanpa dukungan finansial dari pemerintah daerah.
Jais Ely menjelaskan bahwa, klarifikasi ini perlu disampaikan agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan tidak salah paham. Ia mengaku, pertama kali mengetahui informasi tersebut melalui berita yang ia baca pada hari Sabtu.
“Begitu melihat berita itu saya langsung reaktif, karena merasa mengapa tidak ada koordinasi dengan kami. Saya lalu menelpon wartawan dan bertanya, ‘Bang, ini bagaimana? Kenapa adek ini tiba-tiba bawa nama Maluku, apakah sudah pernah datang untuk koordinasi?’,” ujarnya.
Meluruskan Informasi dan Menjawab Kesalahpahaman
Dalam keterangannya, Jais Ely menegaskan bahwa, Erfrita dan keluarga sebenarnya sudah pernah mendatangi Dinas Pariwisata Maluku pada tanggal 27 Mei 2025. Namun, karena padatnya agenda dinas, laporan tersebut belum sempat diterima secara langsung olehnya.
“Saya mengakui ada miskomunikasi. Ketika membaca berita itu, saya reaktif karena saya belum mendengar laporan resmi dari staf saya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa, tujuan utamanya adalah meluruskan informasi, agar tidak berkembang menjadi opini yang keliru di masyarakat.
Apresiasi dan Rasa Bangga
Selain meluruskan informasi, Jais Ely juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberanian Erfrita, yang tetap berjuang membawa nama Maluku meski di tengah keterbatasan.
“Saya menonton langsung di YouTube bagaimana dia tampil dengan tema ‘Limit Passion is Unlimited’. Saya membaca juga kisahnya yang pernah mengalami 700 jahitan, tetapi tetap berdiri mewakili Maluku. Ini mengingatkan kita, pentingnya memperhatikan anak-anak Maluku yang punya semangat besar,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa, Dinas Pariwisata Maluku tidak pernah menutup mata terhadap talenta muda daerah. Jika pun ada kekurangan koordinasi, hal itu semata karena adanya keterbatasan komunikasi.
“Bang Efod, kakaknya, juga sudah datang dan berkomunikasi dengan kepala bidang serta sekretaris kami. Jika ada yang masih kurang berkenan, atas nama Dinas Pariwisata Provinsi Maluku saya mohon maaf,” tambahnya.
Ucapan Terima Kasih dan Solusi ke Depan
Jais Ely juga mengucapkan terima kasih kepada Danlanud Pattimura beserta jajaran, yang sudah memfasilitasi keberangkatan Erfrita hingga bisa tampil di tingkat nasional.
“Terima kasih kepada Danlanud, yang sudah membantu anak Maluku ini menggapai cita-cita,” ucapnya.
Sebagai langkah ke depan, ia memastikan Dinas Pariwisata Maluku akan lebih proaktif dan membuka ruang komunikasi yang lebih baik dengan semua pihak, khususnya anak-anak muda yang memiliki potensi.
“Kami pastikan mendukung penuh adinda Erfrita, untuk meningkatkan kompetensinya, demi mengharumkan nama Maluku,” tegasnya.
Penutup dan Harapan
Menutup pernyataannya, Jais Ely menyampaikan permohonan maaf atas reaksi spontan yang sempat muncul dan menegaskan kembali komitmennya, mendukung generasi muda Maluku.
“Kami bukan malaikat, kami juga manusia biasa. Tapi percayalah, kami tidak pernah tutup mata untuk mendukung anak Maluku yang punya tekad kuat,” katanya.
Ia juga mengajak semua pihak, untuk lebih peduli dan mendukung bakat muda Maluku, agar makin percaya diri dan mampu mengharumkan nama daerah.
“Mari kita perhatikan dan kita dukung anak-anak Maluku yang berprestasi, agar mereka semakin percaya diri dan membanggakan daerah kita tercinta,” pungkasnya.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.







