PatroliNews.id, Ambon – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Kota Ambon periode 2025–2030 berlangsung khidmat di Zest Hotel, Yuzu Ballroom 9, Senin (11/8/2025).
Kepengurusan baru ini dikukuhkan dengan susunan Ketua Umum Abas Rumadan, S.H., Sekretaris Umum Muhammad Faisal Makassar A.P., Ketua Harian Devi Attamimi, S.IP., M.Si., serta Alfian Lewenussa sebagai penggerak utama organisasi. Usai prosesi pelantikan, kegiatan langsung dilanjutkan dengan rapat kerja (Raker) yang membahas strategi besar lima tahun ke depan.
“Alhamdulillah, tadi sudah dilakukan pelantikan. Dari kegiatan pelantikan sampai dengan bastori itu kita lanjutkan dengan raker,” ujar Sekretaris Umum Muhammad Faisal Makassar A.P. saat ditemui di lokasi acara.
Rapat kerja ini menghasilkan beberapa fokus utama yang akan dijalankan hingga tahun 2030. Pertama, menggali dan membina talenta seni qasidah dari sekolah-sekolah di Kota Ambon. Selama ini LASQI kerap kesulitan mencari peserta untuk berbagai kegiatan, namun melalui pertemuan dengan para kepala sekolah, lahir ide untuk merangkul anak-anak berbakat yang sudah ada di sekolah.
“Ternyata di sekolah-sekolah itu sudah ada talenta-talenta yang kita butuhkan. Tinggal kita rangkul, latih, dan siapkan untuk event LASQI,” jelas Faisal.
Kedua, memprioritaskan penyelenggaraan Festival Qasidah Kota Ambon pada 27–28 Agustus 2025 sebagai bentuk penjemputan momentum HUT ke-450 Kota Ambon yang jatuh pada bulan September, sekaligus persiapan mengikuti festival tingkat provinsi. Pemenang festival ini akan diumumkan pada 7 September, bertepatan dengan puncak perayaan HUT Kota Ambon.
Fokus ketiga dari hasil Raker adalah merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Kota Ambon agar qasidah dan rebana klasik dimasukkan sebagai ekstrakurikuler muatan lokal di sekolah-sekolah. Kebijakan ini sejalan dengan Peraturan Wali Kota yang telah menetapkan program percontohan di sekitar 20 sekolah.
“Kita mau ini menjadi dasar hukum untuk melaksanakan ekstrakurikuler qasidah dan rebana klasik. Ini juga bagian dari 17 program prioritas, salah satunya Ambon City of Music,” tegas Faisal.
Ia berharap, LASQI dan Pemerintah Kota Ambon dapat terus berkolaborasi, tidak hanya untuk mengembangkan seni musik islami, tetapi juga memperkuat citra Kota Ambon sebagai kota musik dunia.
Dengan semangat kebersamaan, dukungan semua pihak, dan langkah strategis yang terukur, LASQI optimis lima tahun ke depan akan menjadi periode kemajuan yang bermakna bagi perkembangan seni qasidah di Kota Ambon.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















