Kunjungan Asesmen Lapangan sebagai Momentum Pembelajaran
PatroliNews.id, Ambon — Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura, Dr. Kalvin Karuna, M.Pd., saat ditemui di lokasi kampus pada Sabtu (9/8), menegaskan bahwa, kunjungan asesor kali ini bukan sekadar rangkaian proses asesmen lapangan, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk memahami secara lebih mendalam standar dan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program studi.
“Kunjungan ini memang dalam rangka assessment lapangan, tetapi bagi program studi ini kunjungan ini bukan hanya sekedar asesmen lapangan. Banyak hal yang tadinya belum kita pahami, terkait dengan asesmen lapangan itu, sekarang katong pahami bahwa oh ternyata hal-hal yang dipersiapkan itu apa saja,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama ini persiapan cenderung bersifat normatif, hanya mengandalkan dokumen dan daftar kegiatan, tanpa rincian deskriptif yang faktual. Kehadiran asesor, menurutnya, memberikan arahan yang jelas, tanpa sikap menghakimi, namun sarat dengan bimbingan untuk perbaikan ke depan.
Harapan untuk Perubahan dan Peningkatan Mutu Program Studi
Lebih jauh, Dr. Kalvin Karuna menegaskan bahwa ke depan, Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman harus mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan yang semakin berat, terutama dengan penerapan instrumen asesmen versi 2.0 yang memiliki standar unggul lebih tinggi.
Ia menilai tantangan tersebut menuntut pembenahan menyeluruh, baik dari sisi kelengkapan data, kejelasan angka-angka pendukung, maupun penguatan bukti fisik yang valid.
“Harapannya prodi ini harus berbeda, karena tantangan ke depan makin berat, terutama kalau sudah menggunakan instrumen 2.0. Biasanya syarat-syarat unggul ada, dan ini jadi tantangan untuk prodi ke depan kantong harus berbenah,” ujarnya.
Menurutnya, saran dan masukan yang dibawa oleh para asesor merupakan bekal berharga untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas prodi.
Sinergi Antarprodi untuk Ciptakan FKIP yang Unggul
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Kalvin juga menekankan, pentingnya berbagi pengalaman dan strategi dengan program studi lain di lingkungan FKIP yang juga sedang mempersiapkan diri menghadapi asesmen. Ia berharap, hasil pembelajaran dari kunjungan ini dapat menjadi panduan bersama dalam menciptakan prodi-prodi unggulan di masa depan.
“Tadi juga kita bisa berbagi dengan prodi-prodi lainnya yang lagi bersiap-siap, supaya katong sudah buat sebatas ini, sehingga ke depan FKIP bisa menghasilkan prodi-prodi yang lebih unggul,” tuturnya.
Dengan sinergi yang terbangun, ia optimis FKIP Universitas Pattimura akan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, relevan dengan kebutuhan zaman, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di Maluku dan Indonesia secara umum.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.







