PatroliNews id, Masohi, 7 Agustus 2025 — Bertempat di Jalan Banda, Masohi, Kepala SMP Negeri 38 Maluku Tengah, Lintje C. Patty, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa sekolah yang ia pimpin tengah giat melakukan berbagai persiapan dalam rangka mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Maluku.
Dalam keterangannya kepada awak media, beliau mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian sekolah, di mana dari 15 peserta yang dikirim ke tahap seleksi, 6 siswa berhasil lolos ke tingkat provinsi.
“Kami sangat bersyukur karena dari 15 anak yang ikut, ada 6 yang lolos, 2 siswa untuk mata pelajaran Matematika, 2 untuk IPA, dan 2 untuk IPS,” ungkapnya.
Lintje menjelaskan bahwa, pihak sekolah telah melakukan berbagai strategi penguatan, termasuk mendatangkan dosen dari Fakultas MIPA Universitas Pattimura, khususnya dari Jurusan Matematika, untuk memberikan pendampingan intensif kepada peserta.
“Penguatan ini kami lakukan sebagai bentuk keseriusan kami. Dana BOS Kinerja yang kami terima dari pemerintah sebagai apresiasi atas prestasi siswa ke tingkat nasional tahun lalu sangat membantu dalam proses ini,” jelasnya.
Pendekatan ini menegaskan komitmen sekolah dalam memaksimalkan potensi siswa melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi.
Dukungan Multipihak dan Harapan Terhadap Perkembangan Sarana Pembelajaran
Kepala sekolah juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan kuat berbagai pihak stakeholder pendidikan, komite sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar.
“Kami merasa sangat terbantu karena semua pihak sangat menunjang. Harapan kami, segala rencana kegiatan ke depan dapat terlaksana dengan baik dan terus mendapat respon positif dari semua lapisan,” tutur Lintje.
Namun, di balik semangat itu, sekolah masih menghadapi tantangan dalam pembelajaran berbasis teknologi. Menurut Lintje, fasilitas komputer yang tersedia saat ini sudah tergolong usang dan tidak mendukung secara optimal pembelajaran informatika dan coding.
“Saat ini, pembelajaran informatika agak terhambat karena komputer di sekolah sudah cukup tua dan tidak bisa digunakan secara maksimal. Kami berharap, jika ada kelebihan unit komputer dari pemerintah, SMP Negeri 38 bisa menjadi salah satu sekolah yang mendapat perhatian,” ujarnya penuh harap.
Struktur Kurikulum dan Pengembangan Potensi Siswa Lewat Program Ko Kulikuler dan Ekstrakurikuler
Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum pendekatan pembelajaran mendalam, SMP Negeri 38 juga mengembangkan pendekatan pembelajaran mendalam melalui kegiatan intrakurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler yang terjadwal dengan sistematis. Setiap hari dalam seminggu diisi dengan program literasi, numerasi, dan pembinaan karakter.
“Senin ada upacara dan pembinaan rohani, Selasa literasi Bahasa Indonesia, Rabu literasi Bahasa Inggris dengan target penguasaan kosakata, Kamis numerasi Matematika, dan Jumat olahraga. Semua ini sudah kami susun secara terstruktur,” jelasnya.
Untuk kegiatan ekstrakurikuler, sekolah menyediakan berbagai program sesuai bakat dan minat siswa, mulai dari bidang akademik seperti ekskul Matematika, IPA, IPS, Biologi, Fisika, Informatika, hingga storytelling, serta non-akademik seperti voli, badminton, drumband, seni musik, paduan suara, pramuka, dan sanggar bahasa.
“Semua ini sebagai bagian dari upaya menyongsong generasi emas yang unggul dan berkarakter melalui jalur kompetisi maupun pengembangan diri,” tutup Lintje dengan penuh semangat.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















