Momentum Kolaborasi Strategis
PatroliNews.id, Maluku – Pelantikan dan rapat kerja wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku periode 2025–2030 yang berlangsung di lantai 5 Gedung DPRD Provinsi Maluku pada Sabtu, 2 Agustus 2025, menjadi momen penting yang diwarnai kehadiran Kolonel Jocky Pesulima, S.Sos., Staf Ahli Pangdam XVI/Pattimura Bidang Sosial Budaya, sebagai narasumber utama.

Kehadirannya mempertegas keseriusan Kodam XVI/Pattimura untuk terlibat langsung dalam membangun peran strategis generasi muda Maluku, khususnya pemuda dan remaja masjid, dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menghidupkan Energi Pemuda Demi Kejayaan Negeri
Dalam paparannya, Kolonel Jocky menekankan pentingnya merawat dan mengarahkan energi besar para pemuda, agar tak tersalurkan ke arah negatif. Warisan luhur para leluhur dan pendiri negeri ini harus dijaga dan diteruskan, melalui peran aktif remaja dan pemuda lintas agama: Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha hingga Konghucu. Dengan begitu, pembangunan Maluku dapat berlangsung menyeluruh, tak hanya di atas kertas kebijakan, tetapi nyata dirasakan hingga ke masyarakat akar rumput.

Harapannya, pemuda bukan hanya menjadi penonton, melainkan pelaku utama perubahan di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga keamanan.
Tantangan Ketertinggalan yang Mendesak Diatasi
Realitas menunjukkan bahwa, Maluku saat ini masih berada di peringkat enam terbawah dari 38 provinsi di Indonesia, tertinggal cukup jauh dari Maluku Utara yang pertumbuhannya sudah mencapai dua digit. Fakta ini menjadi cerminan bahwa, pembangunan di Maluku tak bisa hanya dibebankan pada pemerintah daerah semata.
Diperlukan peran aktif organisasi masyarakat, pemuda lintas agama, tenaga pendidik, hingga relawan sosial sebagai perpanjangan tangan pemerintah agar kebijakan tak hanya berhenti di meja birokrasi, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Membangun Jaringan Kerja yang Kuat dan Terukur
Sebagai solusi, Kolonel Jocky mendorong agar pemerintah daerah bersinergi dengan stakeholder: organisasi pemuda, guru-guru ngaji, guru-guru jemaat, hingga pendidik lintas agama. Pentingnya, adanya insentif dan dukungan anggaran menjadi hal mendesak agar peran mereka sebagai ujung tombak pembangunan tak terhenti karena keterbatasan dana.
Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang jelas dan kebijakan anggaran dari DPRD, agar program-program yang dijalankan benar-benar terukur, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penutup: Bersatu untuk Maluku yang Lebih Baik
Pelantikan dan Rakerwil BKPRMI Maluku periode 2025–2030 ini menjadi tonggak awal membangun kesadaran bersama bahwa, kemajuan Maluku tak akan tercapai jika berjalan sendiri-sendiri. Sinergi pemuda, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci untuk menjawab tantangan ketertinggalan, sekaligus menyiapkan generasi emas menyongsong Indonesia 2045.

Dengan bergandengan tangan, rumah besar bernama Maluku akan lebih bersih, lebih kuat, dan lebih sejahtera demi masa depan anak cucu kelak.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran















