“Prof. Maria Nindatu Tegaskan Sinergi Lintas Sektor untuk Eliminasi Malaria di Maluku”

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Maria Nindatu, Dra., M.Kes

Prof. Dr. Maria Nindatu, Dra., M.Kes

Upaya Maluku Menuju Bebas Malaria 2030

Patrolinews.id, AMBON – Pemerintah Indonesia menargetkan bebas malaria pada tahun 2030 sebagai bagian dari prioritas pembangunan nasional, sejalan dengan visi menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar bidang Parasitologi di Universitas Pattimura, Senin (11/8/2025), Prof. Dr. Maria Nindatu, Dra., M.Kes menegaskan bahwa, eliminasi malaria di wilayah kepulauan, khususnya Maluku, membutuhkan harmonisasi seluruh sumber daya, riset terpadu, serta pemberdayaan potensi lokal.

“Program eliminasi yang kita lakukan bukan sekadar menurunkan angka kasus, tetapi mengembalikan keseimbangan dengan alam, memanfaatkan tanaman obat lokal seperti cempeda, lemburung meit, kayu titi, sambiloto, dan lamun, sebagai bagian dari strategi mempertahankan imunitas masyarakat,” ujarnya.

Upaya ini, menurutnya, harus berjalan seiring dengan pengendalian vektor nyamuk dan pengawasan lintas sektor yang berkesinambungan.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Maluku Soroti Penyebab Kelangkaan Minyak Tanah

Strategi Eliminasi dan Tantangan di Wilayah Kepulauan

Berdasarkan data capaian nasional, Provinsi Maluku kini berada di zona kuning penyebaran malaria dengan tingkat keberhasilan di atas 70% menuju target bebas malaria pada tahun 2028. Capaian ini didukung regulasi seperti Permenkes Nomor 22 Tahun 2022 tentang penanggulangan malaria, Permenkes Nomor 15 Tahun 2018 tentang pelayanan kesehatan tradisional integrasi, dan Permenkes Nomor 32 Tahun 2022 tentang Sentra Penapisan dan Pengembangan Penyehatan Kesehatan Tradisional (SP3T).

Meski demikian, Prof. Maria mengingatkan adanya tantangan baru, yakni mobilitas penduduk dari wilayah endemis tinggi ke daerah bebas malaria, khususnya melalui Kota Ambon sebagai pintu transit wilayah timur Indonesia.

“Kita perlu mewaspadai transmisi silang yang dapat mengancam daerah bebas malaria, sehingga pengawasan dan riset terintegrasi harus terus diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Ambon dan Forkopimda Hadiri Rakornas Pusat–Daerah 2026 di Bogor

Harapan dan Solusi Menuju Maluku Bebas Malaria

Prof. Maria menekankan bahwa, keberhasilan eliminasi malaria tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat menjaga sanitasi, mencegah reinfeksi, dan mendukung pengendalian lingkungan.

Ia mendorong pengembangan inovasi berbasis potensi lokal, seperti produk nutraceutical berantioksidan tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh di daerah endemis. Selain itu, pemetaan wilayah yang belum mencapai tingkat keberhasilan 95% menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memutus rantai penularan nyamuk Anopheles sp.

“Jika seluruh elemen bersatu pemerintah, perguruan tinggi, sektor swasta, dan masyarakat maka bebas malaria bukan hanya slogan, tetapi kenyataan yang akan kita capai bersama,” pungkasnya.

 

PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.

Berita Terkait

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter
Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran
Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah
MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak
SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter
Bahlil Lahadalia Tiba di Tanimbar, Hadiri Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
Pangdam XV/Pattimura Sambut Kedatangan Menteri ESDM RI di Kepulauan Tanimbar
Kinerja Syahrisal Imbar Terjaga Positif, Bank Maluku Malut Tegaskan Pemberitaan Tidak Sesuai Fakta dan Tempuh Langkah Hukum

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:05 WIB

Kepala SMP Negeri 3 Ambon Prioritaskan Sekolah Ramah Anak, Disiplin, dan Penguatan Karakter

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

Kepala SMP Negeri 6 Ambon Tegaskan Pendidikan Karakter Jadi Prioritas, Wujudkan Sekolah Ramah dan Bebas Tawuran

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:59 WIB

Groundbreaking Blok Masela Diyakini Dongkrak PAD Maluku, Bapenda Siapkan Strategi Optimalisasi Pajak Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:28 WIB

MPLS SD Negeri 4 Ambon Berjalan Sukses, Kepala Sekolah: Wujudkan Sekolah Ramah yang Menumbuhkan Karakter dan Kemandirian Anak

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:58 WIB

SD Negeri 65 Ambon Tingkatkan Penerimaan Siswa Baru, Siapkan Kelas Digital dan Perkuat Pendidikan Karakter

Berita Terbaru