Semangat Pembinaan dan Persiapan Agenda Besar
PatroliNews.id, Ambon – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag, hadir langsung dalam kegiatan ngaji yang digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku pada Minggu, 3 Agustus 2025, bertempat di aula kampus UIN AM Sangadji Stain Ambon. Kehadiran beliau tak hanya sebagai pimpinan perguruan tinggi, tetapi juga dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Penasehat BKPRMI.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dr. Abidin Wakano menegaskan, peran penting kegiatan ngaji ini sebagai ruang konsolidasi dan pembinaan generasi muda muslim, sekaligus mempersiapkan agenda besar Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tahun 2026 yang direncanakan akan menghadirkan kurang lebih 10.000 peserta dari berbagai daerah.
Memperkuat Literasi Keagamaan dan Mental Spiritual Anak Bangsa
Dalam keterangannya kepada awak media, Dr. Abidin menjelaskan bahwa, kegiatan ngaji BKPRMI ini memiliki tujuan utama untuk menanamkan dan memperkuat budaya literasi keagamaan di kalangan anak-anak dan remaja.
“Kegiatannya BKPRMI, dimana beta sebagai salah satu dewan penasehat, ketua dewan penasehat untuk kegiatan ngaji, dan juga persiapan pelatihan pembinaan untuk guru-guru taman pengajian demi literasi keagamaan, sekaligus juga untuk persiapan FASI atau Festival Anak Sholeh Indonesia yang akan dipusatkan di Ambon. Kurang lebih sekitar 10.000 orang akan hadir nanti di kegiatan di tahun 2026, itu rencananya seperti itu,” tuturnya penuh optimisme.
Harapannya, generasi muda muslim tidak hanya mampu membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai keagamaan yang akan membentuk karakter dan kepribadian mereka.
Menjawab Tantangan Sosial dengan Pembinaan Berkelanjutan
Lebih jauh, Dr. Abidin memaparkan pentingnya literasi keagamaan bukan hanya sebagai keterampilan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana membangun ketahanan spiritual dan moral, di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
“Literasi keagamaan, bahwa baca tulis Alquran menjadi salah satu bentuk penting dari literasi keagamaan. Namun bukan hanya itu, literasi ini juga bertujuan membangun mental dan spiritual anak-anak serta masyarakat luas, agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial kemasyarakatan yang luar biasa, seperti narkoba dan penyakit-penyakit sosial lainnya. Termasuk juga pentingnya merawat nilai-nilai kehidupan orang basudara,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dirancang menjadi ruang bagi para guru taman pengajian, untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka, agar mampu menyentuh aspek pembentukan karakter anak didik.
Festival sebagai Sarana Unjuk Kreasi dan Konsolidasi
Sebagai salah satu langkah konkret, BKPRMI Maluku bersama UIN AM Sangadji menyiapkan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) tahun 2026 sebagai panggung besar pembuktian hasil pembinaan yang selama ini dilakukan.
Kegiatan ini akan menghadirkan juri tingkat nasional dan sebagian juga dari Ambon, sehingga menjadi ajang yang bukan hanya kompetitif tetapi juga edukatif dan inklusif. Festival ini diharapkan, menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, memperluas jejaring, dan menanamkan semangat keagamaan yang positif bagi generasi muda. Kehadiran ribuan peserta akan memberikan warna baru bagi Ambon, sebagai kota yang kaya akan harmoni dan keberagaman.
Bersama Membangun Generasi yang Berakhlak dan Tangguh
Dengan persiapan yang matang, harapan besar tumbuh agar kegiatan ngaji BKPRMI, pelatihan guru taman pengajian, hingga Festival Anak Sholeh Indonesia dapat menjadi instrumen pembinaan yang berkesinambungan, menjawab tantangan sosial dan memperkuat mental spiritual generasi muda.
Kerjasama lintas lembaga, partisipasi aktif masyarakat, dan dukungan penuh berbagai pihak menjadi kunci agar visi ini dapat terwujud, sehingga anak-anak Maluku tumbuh sebagai generasi yang berakhlak mulia, tangguh menghadapi perubahan, serta mampu merawat semangat hidup orang basudara demi masa depan yang lebih baik.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.







