PatroliNews.id, Ambon – Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Pramuka ke-64, SD Negeri 76 Wayame Ambon menggelar rangkaian kegiatan yang sarat nilai kebangsaan dan pembinaan karakter siswa.
Kepala SD Negeri 76 Wayame, Abraham Aitonam, S.Pd., saat ditemui di lokasi sekolah pada Selasa (12/8/2025) menjelaskan bahwa, semarak nuansa merah putih mulai terasa di lingkungan sekolah, baik melalui dekorasi ruang kelas maupun beragam lomba antar kelas.
“Iya, terima kasih atas kesempatan ini. Kami dari SD 76 Wayame dalam menyongsong dan memeriahkan ulang tahun kemerdekaan yang ke-80, berupaya menyemarakkan suasana merah putih bagi anak-anak didik kami,” ujarnya.
Menanamkan Nilai Kebangsaan dan Mengasah Kemampuan Siswa
Aitonam mengungkapkan bahwa, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan momen bersejarah bangsa, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta tanah air, memperkuat kesadaran berbangsa, dan membentuk kepribadian siswa yang berkarakter.
Sejalan dengan itu, sekolah memadukan peringatan HUT RI dengan momentum Hari Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus 2025. Sejumlah siswa telah dikirim untuk mengikuti perkemahan di SD Talaga Pange sebagai bagian dari persiapan puncak peringatan Hari Pramuka.
“Kami juga melaksanakan kompetisi mini antar kelas, seperti lomba deklamasi Pancasila untuk kelas 1 dan 2, pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan untuk kelas 3 dan 4, serta lomba pengucapan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 bagi kelas 5 dan 6,” jelasnya.
Semangat yang Menyatu di Sekolah
Dengan dukungan 15 guru yang terdiri dari 12 PNS dan 3 tenaga honor, ditambah dua pegawai, SD Negeri 76 Wayame yang memiliki 195 siswa dan 7 rombongan belajar ini berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi peserta didik.
Kepala sekolah menegaskan, kegiatan ini menjadi solusi untuk mengintegrasikan pembelajaran nilai kebangsaan dengan suasana perayaan yang menyenangkan, sehingga anak-anak tidak hanya memahami sejarah kemerdekaan secara teori, tetapi juga menghayatinya dalam praktik.
“Kami ingin anak-anak tidak sekadar mengenal simbol negara, tetapi mengamalkannya dalam sikap dan tindakan sehari-hari,” pungkas Aitonam.
Secara umum, perayaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia serta membentuk generasi yang siap mengisi kemerdekaan dengan karya positif.
PatroliNews.id – Untuk Rakyat, Fakta dan Keberanian Menyuarakan Kebenaran.















